Berikut Cara Memahami Prilaku Gaslighting Didalam Sebuah Hubungan

AKURAT.CO SUMSEL Gaslighting dan pelecehan emosional lainnya sekarang menjadi topik diskusi di media sosial. Karena anak-anak sekarang lebih berani berbicara secara terbuka tentang masalah kesehatan mental mereka.
Gaslighting biasanya terjadi dalam hubungan romantis, tetapi bisa juga terjadi dalam hubungan kerja atau keluarga. Ketahuilah lebih lanjut tentang istilah gaslighting di bawah ini.
Definisi Gaslighting
Menurut Medical News Today, gaslighting adalah jenis pelecehan mental di mana individu atau kelompok mencoba membuat orang lain mempertanyakan ingatan, persepsi, atau kewarasannya tentang kenyataan.
Dalam kebanyakan kasus, orang yang melakukan gaslighting berusaha mendapatkan kendali atas orang lain dengan mengubah fakta dan memaksa mereka mempertanyakan pendapat dan intuisi mereka sendiri.
Korban gaslighting akan merasa bingung, tidak percaya diri, dan bahkan cemas dalam hal ini.
Sejarah Munculnya Istilah Gaslighting
Menurut Newport Institute, istilah "gaslighting" pertama kali muncul dari judul drama Angel Street tahun 1938. Di tahun 1944, Alfred Hitchcock mengadaptasinya menjadi film Gaslight.
Film tersebut menceritakan tentang seorang pria yang mencoba menipu istrinya dengan mengatakan dia gila atau menderita penyakit mental sehingga dia dapat mencuri kekayaannya.
Tidak lama kemudian, istrinya mulai mempertanyakan ingatan dan pandangan dirinya sendiri.
Contoh Gaslighting
Gaslighting dapat terjadi dengan berbagai cara. Berikut adalah contoh perilaku gaslighting, menurut National Domestic Violence Hotline.
1. Membertanyakan
Contoh gaslisting adalah ketika seseorang mempertanyakan ingatan orang lain.
Biasanya, mereka mungkin bertanya, "Apakah kamu yakin?" "Ingatanmu buruk sekali" atau "Ah, kapan? Saya yakin Anda melupakan peristiwa yang sebenarnya terjadi.
2. Mengalihkan Pertanyaan
Pelaku akan menggunakan teknik mengalihkan untuk mencoba mengalihkan fokus percakapan dengan mempertanyakan kredibilitas lawan bicaranya.
Pelaku, misalnya, dapat menyatakan, "Ah, itu hanya omong kosong yang kamu baca di internet. Nggak nyata."
3. Menghindari Pertanyaan
Untuk membuat korbannya meragukan dirinya sendiri, pelaku gaslighting akan berpura-pura memahami pembicaraan atau menolak mendengarkan.
Mereka mungkin akan mengatakan, contohnya, "Aku nggak ngerti apa yang kamu omongin" atau "Sekarang, kamu buat aku bingung."
4. Meremehkan
Ini terjadi ketika seseorang mengabaikan atau meremehkan perasaan orang lain, jika tidak, mereka akan menuduh mereka terlalu sensitif dalam menanggapi kekhawatiran mereka.
5. Stereotype
Menurut sebuah artikel yang diterbitkan dalam American Sociological Review, ada kemungkinan seseorang dengan sengaja menggunakan stereotip yang merugikan tentang ras, etnis, jenis kelamin, seksualitas, dan usia.
Sebagai contoh, mereka mungkin membuat pernyataan dengan asumsi bahwa tidak ada orang yang akan percaya bahwa seorang wanita yang melaporkan mengalami pelecehan benar-benar mengalami pelecehan.
6. Prilaku Menyangkal
Penyangkalan berarti seseorang menolak bertanggung jawab atas tindakannya.
Mereka mungkin berpura-pura melupakan apa yang terjadi dan menolak untuk bertindak, atau mereka bahkan mungkin menyalahkan orang lain atas tindakannya.
Tanda Gaslighting dalam Hubungan
Pelaku gaslighting biasanya menunjukkan tanda-tanda, seperti yang berikut:
- berbohong dan menolak untuk mengakui kebenaran, bahkan ketika bukti telah diberikan kepada mereka.
- Menyebarkan gosip tentang dirimu sendiri atau memberi tahu orang lain tentang gosip tentang dirimu.
- Pertahankan keyakinan bahwa peristiwa yang Anda lihat tidak pernah terjadi dan bahwa Anda hanya mengingatnya secara salah.
- Ketika dihadapkan pada kebohongan atau perilaku gaslighting-nya, mengubah topik pembicaraan.
- Akan menyatakan bahwa itu adalah kesalahan Anda sendiri, karena mereka tidak akan memperlakukan Anda jika Anda berperilaku berbeda.
- mencoba membuat keadaan terlihat lebih baik dengan menggunakan kata-kata romantis dan penuh kasih sayang, tetapi tindakannya tidak sesuai.
- Memutar cerita untuk mengurangi perilaku kasar dirinya, dia cenderung mengatakan "itu cuma bercanda" untuk menghindari tindakan atau kata-kata yang menyakitkan korbannya.
Jangan dekat dengan teman atau keluarga yang mengenali tanda-tanda pelaku gaslighting.
Itu adalah penjelasan tentang gaslighting dan contoh perilakunya. Untuk menjaga kesehatan mental kita aman, kita harus tetap waspada dan memahami tanda-tanda perilaku gaslighting. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









