Selain Pempek, 6 Kuliner Khas Palembang Ini Juga Cocok Jadi Menu Buka Puasa

AKURAT.CO SUMSEL - Kota Palembang terkenal dengan kekayaan kulinernya.
Salah satu yang paling terkenal adalah pempek.
Makanan yang terbuat dari olahan ikan tenggiri dengan tepung sagu dan disajikan dengan kuah cuko.
Baca Juga: Samsung Siapkan S Pen Baru untuk Galaxy Z Fold7, Lebih Tebal dan Nyaman?
Cocok jadi menu pendamping takjil saat berbuka puasa.
Selain pempek, ada banyak kuliner khas Palembang lainnya yang juga cocok dijadikan menu buka puasa. Apa saja? Simak ulasannya berikut:
1. Tekwan
Baca Juga: Hindari Kekecewaan, Ini Tips Belanja Baju Lebaran Secara Online
Bahan dasar utama Tekwan sama dengan Pempek, yaitu daging ikan dan tepung sagu.
Namun, tekwan disajikan dengan kuah udang yang gurih dan lezat ditambah bahan pelengkap mie sohun, bengkoang dan jamur.
2. Laksan
Baca Juga: Apple Rilis MacBook Air M4: Lebih Kencang, Lebih Murah, dan Hadir dengan Warna Baru
Laksan, terbuat dari olahan sagu dan ikan yang direbus.
Lalu disajikan dengan kuah santan yang gurih.
Menu ini juga menjadi salah satu menu wajib buka puasa bagi masyarakat Palembang.
Baca Juga: Jadwal Film CGV Social Market Palembang Hari Ini, Sabtu 8 Maret 2025
3. Celimpungan
Celimpungan makanan khas Palembang sejenis bakso ikan atau tekwan, namun disajikan dengan kuah santan kuning yang gurih dan berempah.
Celimpungan juga menjadi salah satu makanan khas Palembang yang wajib ada di meja saat buka puasa.
Baca Juga: Link Pendaftaran Calon Taruna Akademi TNI Beserta Ketentuan dan Cara Daftarnya
4. Burgo
Burgo adalah makanan khas Palembang yang terbuat dari tepung beras yang dikukus, lalu digulung dan dipotong.
Disajikan dengan kuah santan yang gurih dan berempah serta ikan gabus yang sudah dihaluskan.
Baca Juga: Rekruitmen Calon Taruna Akademi TNI 2025 Dibuka, Simak Persyaratannya
5. Mie Celor
Mie Celor adalah mie khas Palembang yang disajikan dengan kuah santan kental dan kaldu udang yang gurih.
Biasanya disajikan juga dengan bahan pelengkap berupa telur rebus, tauge serta kucai.
Dinamai 'Mie Celor' karena proses memasaknya dicelupkan atau diseduh dalam air panasse sebelum disajikan.
6. Martabak Har
Martabak telur khas Palembang yang disajikan dengan kuah kari kental kaya akan rempah.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sabtu 8 Maret 2025, BMKG Ingatkan Potensi Hujan Sepanjang Hari di Wilayah Sumsel
Kentang dan irisan daging menjadi pelengkap martabak khas Palembang ini.
Nama Martabak Har diambil dari nama pendirinya yaitu Haji Abdul Rozak yang disingkat HAR.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









