Polisi Ungkap Kronologi Pengeroyokan Maut di Palembang, Korban Dituduh Curi Motor

AKUKRAT.CO SUMSEL Polisi mengungkap kronologi pengeroyokan yang menewaskan Ahmad Miftahudin (22) di depan Kafe 40 Avenue, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Sumatera Selatan.
Dalam kejadian tersebut, Ahmad bersama dua rekannya, Noval (17) dan Niko, diduga diserang sekelompok orang setelah dituduh mencuri sepeda motor.
Akibat pengeroyokan itu, Ahmad meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk pada bagian dada dan punggung. Jenazah korban telah dibawa keluarganya ke Lampung Tengah untuk dimakamkan.
Sementara Noval masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat mengalami luka tusuk. Sedangkan Niko selamat dan menjadi salah satu saksi dalam kasus tersebut.
Kapolsek Ilir Barat I Kompol Fauzi Saleh mengatakan, kronologi tersebut diketahui berdasarkan keterangan Niko dan Noval yang masih menjalani perawatan.
Menurut Fauzi, kejadian bermula ketika Ahmad dan Niko membantu mendorong sepeda motor milik Noval yang mengalami mogok.
Baca Juga: Pria 22 Tahun Tewas Diduga Dikeroyok di Palembang, Polisi Buru Pelaku
"Korban Ahmad Miftahudin dan Niko sedang mendorong motor milik Noval yang mogok. Noval ini baru pulang habis nongkrong di tempat temannya," kata Fauzi.
Saat ketiganya berada di lokasi, sekelompok orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor kemudian datang dan menghentikan mereka.
Jumlah orang yang datang disebut lebih dari lima orang. Kelompok tersebut kemudian menuduh ketiga korban telah mencuri sepeda motor.
"Kalau kata korban, pelaku menuduh, 'kau ni habis maling motor ya', dijawab korban tidak. Dari situ terjadi cekcok dan pembacokan," ujarnya.
Polisi memastikan sejauh ini tidak menemukan adanya barang milik korban yang hilang dalam kejadian tersebut.
Petugas juga telah mengumpulkan sejumlah rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk membantu proses penyelidikan.
Dalam pantauan di lokasi, masih terlihat bercak darah di permukaan jalan di sekitar area depan sekolah yang berjarak belasan meter dari Kafe 40 Avenue.
Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polrestabes Palembang. Polisi dari Polsek Ilir Barat I bersama Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku.
"Korban sudah buat laporan di Polrestabes, sedang kami lidik bersama Pidum Polrestabes Palembang," pungkas Fauzi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal Timnas Indonesia Vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026
- 2Motorola Moto G37, Moto G77 Power dan Moto G67 Resmi Rilis di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harganya
- 3BSU Oktober Desember 2026 Cair Lagi, Bagaimana BLT Kesra
- 4Bansos PKH BPNT Tahap 4 Cair Mulai Oktober 2026, Cek Namamu Terdaftar atau Tidak di Sini
- 5Klasemen Akhir Asian Games 2026: Indonesia Peringkat 16 Raih 39 Medali
- 6Ramalan Zodiak Libra Hari Ini 6 Oktober 2026: Karier Makin Disorot, Keuangan Jangan Impulsif
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini 5 Oktober 2026: Ada yang Dapat Kabar Baik, Ada yang Harus Hati-hati
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 7 Oktober 2026, Ada yang Berpeluang Hoki
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








