Sumsel

Polisi Ungkap Kronologi Pengeroyokan Maut di Palembang, Korban Dituduh Curi Motor

Deny Wahyudi | 8 Oktober 2026, 17:45 WIB
Polisi Ungkap Kronologi Pengeroyokan Maut di Palembang, Korban Dituduh Curi Motor
Korban saat dievakuasi.

AKUKRAT.CO SUMSEL Polisi mengungkap kronologi pengeroyokan yang menewaskan Ahmad Miftahudin (22) di depan Kafe 40 Avenue, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Bukit Kecil, Palembang, Sumatera Selatan.

Dalam kejadian tersebut, Ahmad bersama dua rekannya, Noval (17) dan Niko, diduga diserang sekelompok orang setelah dituduh mencuri sepeda motor.

Akibat pengeroyokan itu, Ahmad meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk pada bagian dada dan punggung. Jenazah korban telah dibawa keluarganya ke Lampung Tengah untuk dimakamkan.

Sementara Noval masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat mengalami luka tusuk. Sedangkan Niko selamat dan menjadi salah satu saksi dalam kasus tersebut.

Kapolsek Ilir Barat I Kompol Fauzi Saleh mengatakan, kronologi tersebut diketahui berdasarkan keterangan Niko dan Noval yang masih menjalani perawatan.

Menurut Fauzi, kejadian bermula ketika Ahmad dan Niko membantu mendorong sepeda motor milik Noval yang mengalami mogok.

Baca Juga: Pria 22 Tahun Tewas Diduga Dikeroyok di Palembang, Polisi Buru Pelaku

"Korban Ahmad Miftahudin dan Niko sedang mendorong motor milik Noval yang mogok. Noval ini baru pulang habis nongkrong di tempat temannya," kata Fauzi.

Saat ketiganya berada di lokasi, sekelompok orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor kemudian datang dan menghentikan mereka.

Jumlah orang yang datang disebut lebih dari lima orang. Kelompok tersebut kemudian menuduh ketiga korban telah mencuri sepeda motor.

"Kalau kata korban, pelaku menuduh, 'kau ni habis maling motor ya', dijawab korban tidak. Dari situ terjadi cekcok dan pembacokan," ujarnya.

Polisi memastikan sejauh ini tidak menemukan adanya barang milik korban yang hilang dalam kejadian tersebut.

Petugas juga telah mengumpulkan sejumlah rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian untuk membantu proses penyelidikan.

Dalam pantauan di lokasi, masih terlihat bercak darah di permukaan jalan di sekitar area depan sekolah yang berjarak belasan meter dari Kafe 40 Avenue.

Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polrestabes Palembang. Polisi dari Polsek Ilir Barat I bersama Unit Pidum Satreskrim Polrestabes Palembang masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi para pelaku.

"Korban sudah buat laporan di Polrestabes, sedang kami lidik bersama Pidum Polrestabes Palembang," pungkas Fauzi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia