Saling Ejek di Grup WhatsApp Berujung Kekerasan, Pelajar SMA di Palembang Ditusuk Pena oleh Teman Sekolah

AKURAT.CO SUMSEL Perselisihan yang bermula dari saling ejek di grup WhatsApp diduga berujung aksi kekerasan di lingkungan sekolah.
Seorang pelajar SMA berinisial MLR (15) menjadi korban penusukan menggunakan pena yang diduga dilakukan teman sekolahnya berinisial ADA.
Peristiwa tersebut terjadi di area parkir sebuah sekolah di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Bagus Kuning, Kecamatan Plaju, Palembang, Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Ayah korban, Poroman Siregar (36), mengatakan kejadian bermula saat anaknya selesai mengikuti kegiatan belajar dan hendak pulang ke rumah. Saat berada di parkiran untuk menyimpan kacamata, korban didatangi oleh terduga pelaku.
"Anak saya sudah selesai sekolah dan berada di parkiran motor. Saat itu pelaku datang menghampiri," ujar Poroman, Sabtu (6/6/2026).
Menurutnya, tanpa banyak bicara, pelaku langsung melakukan tindakan kekerasan terhadap korban.
Pelaku disebut memiting leher korban menggunakan tangan kiri, sementara tangan kanannya berulang kali menusukkan pena ke arah kepala bagian belakang.
"Pelaku memegang leher anak saya lalu menusukkan pena ke bagian kepala belakang hingga akhirnya anak saya terjatuh," katanya.
Aksi tersebut baru berhenti setelah sejumlah siswa dan saksi yang berada di lokasi datang melerai.
Baca Juga: Diduga Cemburu, Suami di Palembang Aniaya Istri hingga Bibir Pecah dan Kepala Bengkak
Dari informasi yang diperoleh, dugaan penganiayaan itu dipicu konflik yang sudah terjadi sebelumnya.
Korban dan pelaku disebut sempat terlibat saling ejek dalam percakapan grup WhatsApp, yang kemudian memicu dendam hingga berujung pada peristiwa tersebut.
Akibat kejadian itu, korban mengalami luka tusuk pada bagian belakang kepala serta luka lecet di lengan kanan. Korban kemudian mendapat penanganan medis sebelum kasusnya dilaporkan ke pihak kepolisian.
Sementara itu, Polrestabes Palembang membenarkan telah menerima laporan terkait dugaan kekerasan terhadap anak tersebut.
Pamapta II SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Adityan Ammar Syahputra, mengatakan laporan yang disampaikan orang tua korban telah diterima dan akan ditindaklanjuti oleh penyidik.
"Laporan resmi sudah kami terima. Selanjutnya akan diteruskan ke unit Satreskrim untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Klasemen Sementara Asian Games 2026: Indonesia di Urutan 14 Raih 27 Medali
- 2Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 3iPhone 18 Pro Max vs Xiaomi 18 Pro Max, Adu Spek Flagship 2026: Kamera 200MP hingga Baterai 8.500 mAh
- 415 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Besok Siang, Cek Daftar Wilayahnya
- 5Ciri-ciri Bansos PKH BPNT September 2026 Cair dan Masuk Rekening
- 6Jadwal Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Jam Berapa?
- 7Harvest Moon 26-27 September 2026, Ini Waktu Puncak Bulan Purnama di Indonesia
- 8Ramalan Zodiak Aries Hari Ini 28 September 2026, Ada Peluang Finansial dan Tantangan dalam Hubungan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









