Sumsel

Ngaku Pernah Bunuh Orang, Pelaku Bawa Kabur Motor Pelajar di Palembang

Deny Wahyudi | 13 Mei 2026, 17:00 WIB
Ngaku Pernah Bunuh Orang, Pelaku Bawa Kabur Motor Pelajar di Palembang
Ngaku Pernah Bunuh Orang, Pelaku Bawa Kabur Motor Pelajar di Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Seorang pelajar di Palembang menjadi korban dugaan begal setelah motornya dibawa kabur pria tak dikenal yang sempat mengaku pernah membunuh orang.

Korban yang ketakutan memilih melarikan diri dan meninggalkan kendaraannya di lokasi kejadian.

Korban bernama Fabian (26) melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Palembang pada Rabu (13/5/2026) pagi, setelah sepeda motor Yamaha miliknya raib dibawa pelaku.

Peristiwa itu terjadi sehari sebelumnya, Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan Jalan Sapta Pesona, samping Sentra Land Jakabaring, Palembang.

Baca Juga: Alasan untuk Bekerja, Sepupu Malah Diduga Bawa Kabur Mobil Honda HR-V

Berdasarkan keterangan korban, saat itu ia sedang mengendarai sepeda motor Yamaha warna hitam bernomor polisi BG 4288 IT seorang diri. Di tengah perjalanan, korban bertemu dengan seorang pria yang meminta diantarkan ke suatu tempat.

Karena tidak menaruh curiga, korban kemudian menuruti permintaan tersebut dan sempat diajak berkeliling di sekitar lokasi kejadian.

Namun situasi berubah saat pelaku tiba-tiba meminta korban menghentikan motor. Pelaku kemudian mengeluarkan ancaman yang membuat korban panik.

“Pelaku bilang pernah membunuh orang. Saya takut lalu langsung lari meninggalkan motor,” ujar Fabian kepada petugas.

Melihat korban melarikan diri, pelaku langsung membawa kabur sepeda motor tersebut dan menghilang dari lokasi.

Akibat kejadian itu, Fabian mengalami kerugian satu unit sepeda motor Yamaha tahun 2011. Didampingi orang tuanya, korban kemudian mendatangi SPKT Polrestabes Palembang untuk membuat laporan polisi.

Ia berharap pelaku segera ditangkap dan motornya dapat ditemukan kembali.

“Saya berharap pelaku bisa cepat ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya,” katanya.

Sementara itu, Pamapta Polrestabes Palembang Ipda Ammar membenarkan adanya laporan dugaan pencurian dengan kekerasan tersebut.

“Laporan korban sudah diterima dan akan ditindaklanjuti Unit Satreskrim Polrestabes Palembang,” ujarnya singkat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia