Sumsel

Warga Palembang Tertipu Beli PS3 dan TV di Marketplace, Uang Rp2 Juta Raib

Maman Suparman | 6 Oktober 2025, 16:28 WIB
Warga Palembang Tertipu Beli PS3 dan TV di Marketplace, Uang Rp2 Juta Raib

AKURAT.CO SUMSEL Kasus penipuan melalui media sosial kembali terjadi di Kota Palembang.

Seorang warga bernama Ahmad Rizky (23), warga Rusun Kecamatan Bukit Kecil, menjadi korban setelah ditipu saat bertransaksi di Facebook Marketplace. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp2 juta.

Peristiwa ini terjadi pada Kamis (2/10/2025) sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu, Rizky sedang mencari PlayStation 3 (PS3) dan televisi untuk dibeli secara online.

Ia kemudian menemukan iklan yang menarik perhatiannya di Facebook Marketplace dan langsung menghubungi akun penjual dengan nama Ifan/Nodana.

“Saya sedang cari PS3 dan TV untuk di rumah. Saat lihat iklan di Marketplace, saya tertarik dan langsung menghubungi penjual,” ujar Rizky saat membuat laporan di Polrestabes Palembang, Senin (6/10/2025) siang.

Baca Juga: Aksi Penembakan di Tengah Keramaian Gegerkan Warga OKI, Korban Tewas Saat Bonceng Istri

Menurut Rizky, pelaku kemudian mengarahkan dirinya untuk melakukan top up sebesar Rp2 juta ke aplikasi bernama “Bisa Dagang”. Setelah uang dikirim, pelaku meminta korban mengirimkan bukti transaksi dan mengakses tautan yang diberikan.

“Saya disuruh kirim resi dan buka link yang dikirim pelaku. Setelah itu, saya diminta memasukkan kode OTP. Dari situ saya baru sadar kalau sudah tertipu,” ungkapnya.

Setelah menyadari menjadi korban penipuan, Rizky langsung melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang. Ia berharap polisi segera menangkap pelaku agar tidak ada korban lain.

“Saya harap pelakunya bisa segera ditangkap. Uang saya habis dua juta rupiah,” ucap Rizky.

Sementara itu, KA SPK Polrestabes Palembang, Ipda Kosasih, membenarkan adanya laporan dari korban terkait dugaan penipuan online tersebut.

“Laporan sudah kami terima dan akan diteruskan ke Unit Reskrim untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Kosasih. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia