Heroik! Pelajar di Palembang Kejar dan Tangkap Sendiri Jambret HP, Satu Pelaku Diamankan Polisi

AKURAT.CO SUMSEL Aksi nekat dua jambret yang merampas handphone pelajar di Kota Palembang berakhir apes.
Salah satu pelaku bernama Adrian (21) berhasil ditangkap oleh korban sendiri usai dikejar dan ditabrak hingga terjatuh di jalan.
Peristiwa penjambretan itu terjadi pada Rabu (9/4/2025) sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Silaberanti, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring, Palembang.
Korban berinisial MBC (15), seorang pelajar yang saat itu tengah dalam perjalanan pulang sekolah bersama temannya, KR (15), menjadi sasaran penjambretan. Saat itu, korban sedang mengendarai sepeda motor sambil memainkan ponselnya.
Tiba-tiba, dua pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Beat datang dari arah belakang dan langsung merampas ponsel milik korban.
Tak tinggal diam, korban bersama temannya langsung mengejar pelaku hingga akhirnya menabrak bagian belakang motor pelaku, menyebabkan mereka terjatuh.
Korban kemudian berteriak "maling! maling!" hingga menarik perhatian warga sekitar.
Baca Juga: Ingin Motor Aman Dari Curanmor, Ini Tips dari Polisi Palembang
Kebetulan, Tim Buser Polsek Seberang Ulu (SU) I Palembang yang sedang melakukan patroli rutin di sekitar lokasi langsung merespons dan berhasil mengamankan salah satu pelaku. Sementara satu pelaku lainnya melarikan diri.
Kapolsek SU I Palembang AKP Heri, didampingi Kanit Reskrim Ipda Yuardi, membenarkan adanya penangkapan tersebut.
"Benar, berkat kesigapan anggota Buser yang sedang hunting, satu pelaku berhasil kita amankan di lokasi kejadian. Sedangkan rekannya masih dalam pengejaran," jelas AKP Heri, Jumat (11/4/2025).
Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit handphone Samsung A04 warna hijau milik korban serta satu jaket hoodie warna abu-abu yang dikenakan pelaku saat beraksi.
Pelaku Adrian kini telah ditahan dan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.
Di hadapan petugas, Adrian mengaku nekat melakukan aksi tersebut karena alasan ekonomi.
"Saya mengaku salah, Pak. Saya terpaksa karena tidak ada pekerjaan. Rencananya handphone itu mau dijual untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi keburu tertangkap," ucap Adrian. (Deny Wahyudi)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Desil 1- 4 Dapat Bansos Apa Saja September 2026? Cek Daftarnya di Sini
- 2Harga BBM Pertamina, Vivo, Shell dan BP Rabu 16 September 2026
- 3PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik Besok Jumat 18 September 2026, Cek Daftar Wilayah Terdampak
- 4BMKG Prediksi 16 Daerah Sumsel Dilanda Hujan Besok, Sebagian Sejak Pagi Sampai Malam
- 510 Daerah di Sumsel Dilanda Hujan Sore Ini, Sebagian Disertai Petir
- 6Cek Bansos Kemensos, Bantuan Beras 30 Kg September 2026 Siap Disalurkan
- 75 Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada Peluang Baru hingga Kabar Tak Terduga
- 8Sebagian Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok, Cek Wilayah Mana Saja
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









