5 Fakta Rumah Angota Dewan Pakar PKS Dirampok: CCTV Rusak, Anak Ditemukan Tewas dengan 14 Tusukan

AKURAT. CO SUMSEL - Kasus perampokan diduga terjadi di rumah anggota Dewan Pakar Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Maman Suherman di kawasan Bukit Baja Sejahtera, Kota Cilegon, Banten pada Selasa (16/12/2025).
Dalam insiden ini, seorang bocah berusia 9 tahun yang tak lain merupakan putra Maman menjadi korban.
Ia ditemukan tewas dengan 14 luka tusukan oleh ayahnya sendiri, Maman Suherman.
Baca Juga: Aksinya Terbongkar Keluarga, Pria di 26 Ilir Palembang Ditangkap Usai Aniaya Anak Tiri
Maman baru saja dilantik sebagai anggota dewan pakar DPD PKS Cilegon empat hari sebelum insiden tragis ini berlangsung.
Kronologi Peristiwa
Kejadian ini bermula pada Senin (16/12/2025) sekitar pukul 14.20 WIB ketika ayah korban, Maman Suherman, menerima telepon dari anak keduanya, D, yang terdengar panik dan meminta pertolongan.
Baca Juga: Arus Mudik Nataru, Bandara SMB II Palembang Targetkan Lonjakan Hingga 162.581 Penumpang
Maman yang saat itu berada di tempat kerjanya segera pulang ke rumah.
Setibanya di rumah, Maman mendapati anaknya dalam kondisi tengkurap dengan luka serius dan pendarahan hebat.
Maman segera melarikan putranya ke rumah sakit, namun nyawanya tak tertolong.
Baca Juga: Rincian Harga Emas Perhiasan Palembang Rabu 17 Desember 2025
Diduga Perampokan
Sementara itu, berdasarkan keterangan Humas DPW PKS Banten, Kusuma Nirmala disebutkan bahwa rumah Maman sebelumnya didatangi oleh perampok.
Anaknya, sekaligus korban yang masih kelas 4 SD memergoki aksi perampokan tersebut dan akhirnya berteriak.
Baca Juga: Gagal di SEA Games 2025, Sumardji Mundur dari Jabatan Manajer Timnas Indonesia
Perampok yang panik diduga langsung menusuk anak tersebut dengan pisau sampai meninggal dunia.
CCTV Rumah Rusak
Hingga kini, pihak kepolisian masih menelusuri rekaman CCTV terkait peristiwa tersebut.
Baca Juga: Tantang Honor, Xiaomi Garap Smartphone Baterai Ekstrem 10.000 mAh untuk Tahun Depan
Namun, kamera CCTV yang berada di rumah mewah itu tidak bisa merekam karena mengalami kerusakan.
Disebutkan, CCTV di rumah itu telah rusak selama dua minggu.
Kendati demikian, proses penyelidikan akan tetap berlanjut dengan mengecek rekaman CCTV milik tetangga korban untuk mencari petunjuk.
Baca Juga: Presiden Prabowo Beri Ultimatum, Pejabat Tidak Kompeten Akan Dicopot Tanpa Pandang Bulu
Tak Ada Barang Hilang
Sebelumnya, beredar kabar bahwa korban tewas akibat memergoki perampok yang memasuki rumahnya.
Namun, berdasarkan hasil olah TKP, tidak ditemukan barang-barang hilang di rumah tersebut.
Baca Juga: Menghangatkan Tubuh dan Menyehatkan, Ini 5 Makanan Berkuah Favorit Keluarga Indonesia
Saat ini, polisi baru menemukan barang bukti berupa baju yang dikenakan korban dan baju yang ada di dekat korban.
7 Orang Saksi Diperiksa
Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi untuk menyelidiki kasus ini.
Mereka terdiri dari keluarga dan juga orang lain yang dalam hal ini adalah warga sekitar. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1PKH, BPNT, hingga Beras 30 Kg Siap Cair September 2026, Bagaimana BLT Kesra?
- 2Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 3Kronologi PNS Inspektorat OKI Ditusuk Istri hingga Tewas, Bayi 6 Bulan Ikut Terluka
- 4Ramalan 5 Zodiak Hari Ini, Senin 21 September 2026: Ada Peluang Asmara hingga Karier
- 5HP Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 6BMKG Prediksi 15 Daerah di Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok Rabu 23 September 2026
- 7Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 8Update Harga Emas Perhiasan di Palembang Senin 21 September 2026
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









