Sumsel

Pria di Palembang Polisikan Penipu yang Mengaku Kiyai Ujang Bustomi, Modus Janjikan Bantuan Rp200 Juta

Maman Suparman | 17 Januari 2026, 17:45 WIB
Pria di Palembang Polisikan Penipu yang Mengaku Kiyai Ujang Bustomi, Modus Janjikan Bantuan Rp200 Juta

AKURAT.CO SUMSEL Malang tak dapat ditolak, seorang pria berinisial JS (53), warga Kecamatan Ilir Timur (IT) III, Palembang, terpaksa gigit jari. Berharap mendapatkan bantuan modal ratusan juta rupiah, ia justru menjadi korban penipuan oknum yang mencatut nama tokoh agama kondang, "Kiyai Ujang Bustomi" dari Padepokan Anti Galau.

Korban yang merugi jutaan rupiah ini akhirnya mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang untuk melaporkan kejadian tersebut.

Aksi penipuan ini bermula saat korban dihubungi oleh seseorang melalui aplikasi WhatsApp pada Kamis pagi sekitar pukul 11.00 WIB. Pelaku yang menggunakan profil meyakinkan tersebut mengaku sebagai Kiyai Ujang Bustomi dan menawarkan bantuan dana hibah sebesar Rp200 juta.

Namun, di balik tawaran bantuan yang menggiurkan itu, pelaku menyisipkan syarat. Korban diminta menyetorkan uang sebesar Rp5,5 juta dengan dalih sebagai uang zakat agar bantuan tersebut bisa segera dicairkan.

"Saya diminta membayar zakat Rp5,5 juta kalau mau menerima bantuan uang Rp200 juta itu," ujar JS saat memberikan keterangan kepada petugas kepolisian, Sabtu (17/1/2025).

Baca Juga: Parkir Depan Minimarket Tak Jadi Jaminan, Motor Warga Palembang Digondol Maling dalam Hitungan Menit

Terbujuk oleh janji manis pelaku, korban yang saat itu sedang berada di kawasan Lorong Kemas 2 Kuto Batu, Palembang, langsung mentransfer uang yang diminta. JS mengirimkan dana tersebut ke rekening BNI atas nama Muhamar Rizki.

Pelaku sempat berjanji bahwa begitu uang zakat diterima, bantuan dana ratusan juta tersebut akan langsung dikirimkan ke rekening korban. Namun, setelah ditunggu hingga malam hari, saldo di rekening korban tak kunjung bertambah.

"Saya tunggu-tunggu sampai malam, uang bantuan itu tidak pernah dikirim. Di situlah saya baru sadar kalau sudah ditipu," ungkapnya dengan nada penuh penyesalan.

Kasus penipuan dengan modus mencatut nama figur publik ini kini tengah ditangani oleh jajaran Satreskrim Polrestabes Palembang.

KA SPKT Polrestabes Palembang, Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Adityan Ammar Syahputra, membenarkan adanya laporan dari korban terkait tindak pidana penipuan tersebut.

"Laporan sudah kami terima dan segera ditindaklanjuti. Saat ini petugas Satreskrim tengah melakukan penyelidikan untuk mengejar identitas pelaku di balik rekening dan nomor telepon tersebut," tegas Ipda Adityan. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia