Belum Sepekan Dilantik, Menkeu Purbaya Siap Dukung 6 Paket Kebijakan Ekonomi Percepat Pembangunan

AKURAT. CO SUMSEL - Purbaya Yudhi Sadewa, sosok Menteri Keuangan baru yang gantikan Sri Mulyani sukses mencuri perhatian publik sejak awal kemunculannya.
Ia bahkan dikenal sebagai menteri yang cukup kontroversial dalam berucap dan membuat kebijakan.
Kendati demikian, mantan ketua LPS itu nampaknya cukup meninggalkan citra baik di hadapan netizen lewat sederet kebijakan sekaligus gebrakannya untuk Indonesia.
Baca Juga: Berawal Larang Buang Sampah, Seorang Ibu di Palembang Dikeroyok Tetangga
Salah satunya penyuntikan dana sebesar Rp200 triliun ke lima bank nasional atau bank himbara.
Harapannya, dengan disalurkannya dana tersebut ke bank-bank nasional dapat mendorong pergerakan ekonomi di masyarakar.
Ternyata, itu bukan satu-satunya kebijakan yang diambil Purbaya di awal masa jabatannya sebagai menteri.
Baca Juga: Jumlah Penduduk Sumatera Selatan Capai 8,26 Juta Jiwa, Mayoritas Beragama Islam
Menteri Keuangan yang baru dilantik pada Senin (8/9/2025) itu juga berkomitmen akan mendukung sejumlah paket kebijakan ekonomi baru untuk mempercepat pembangunan yang saat ini disiapkan pemerintah.
Hal ini disampaikan langsung oleh Purbaya dalam konferensi pers yang juga dihadiri Menko Bidang Perkonomian Airlangga Hartarto di Jakarta pada Jumat (12/9/2025).
Adapun keenam paket kebijakan ekonomi yang sedang disiapkan itu antara lain:
Baca Juga: Krisis Benih Padi di Sumsel, Baru 30 Persen Kebutuhan Petani Terpenuhi
1. Program-program yang disiapkan bertujuan untuk meningkatkan produktivitas, memperluas tingkat penerimaan atau kesempatan magang bagi mahasiswa fresh graduate.
2. Perpanjangan bantuan pangan untuk tiga bulan ke depan.
3. Perluasan insentif pajak ditanggung pemerintah (DTP) ke berbagai sektor.
Baca Juga: Sosok Sushila Karki, PM Wanita Pertama di Nepal Pilihan Gen Z Pasca Kerusuhan
4. Jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kehilangan pekerjaan, jaminan kematian itu juga untuk didorong kepada pekerja lepas atau pekerja mitra, dalam hal ini ojek online.
5. Persiapan fasilitas kepemilikan/renovasi rumah melalui BPJS Ketenagakerjaan.
6. Program cash for work di sektor perhubungan dan perumahan.
Baca Juga: Sumsel Transformasi Pembangunan Peternakan, Tak Lagi Bergantung APBN-APBD
Pada momen tersebut, Purbaya menegaskan jika Kementerian Keuangan dalam hal ini siap memberikan dukungan penuh dari segi anggaran.
"Semua sudah dijelaskan Pak Menko. Tapi yang jelas Menteri Keuangan akan menunjang seluruh program percepatan ini semaksimal mungkin. Nanti Pak Menko akan membentuk Tim Akselerasi Program Prioritas supaya semua programnya bisa berjalan dengan baik,” ujar Purbaya.(*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 2Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4BMKG Prediksi 15 Daerah di Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok Rabu 23 September 2026
- 5HP Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 6Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 7Cek Harga Emas Perhiasan di Palembang Selasa 22 September 2026, Naik atau Turun?
- 8Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Segera Berakhir, Cek Status Pencairanmu Segera
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








