Harga TBS Sawit Sumsel Turun, Dinas Perkebunan Soroti Dampak Kebijakan Global

AKURAT.CO SUMSEL Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami penurunan pada periode II April 2025.
Dinas Perkebunan Sumsel menyebut dinamika harga global, termasuk kebijakan luar negeri, ikut memengaruhi pasar sawit lokal.
Berdasarkan hasil rapat penetapan harga yang digelar pada Senin (21/4/2025), harga TBS untuk tanaman berusia 10–20 tahun ditetapkan sebesar Rp3.530 per kilogram (Kg). Angka ini turun Rp88 dibandingkan periode I April 2025 yang mencapai Rp3.618 per Kg.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Dinas Perkebunan Sumsel, Mukpakanisin, menjelaskan bahwa fluktuasi harga komoditas kelapa sawit ini kemungkinan besar turut dipengaruhi oleh faktor eksternal, termasuk kebijakan ekonomi dari Amerika Serikat.
"Kemungkinan (penurunan harga) karena dampak kebijakan AS. Ini menjadi perhatian serius karena bisa berdampak luas terhadap stabilitas harga sawit di tingkat petani," ujar Mukpakanisin, Senin (21/4/2025).
Selain harga TBS, rata-rata harga crude palm oil (CPO) untuk periode II bulan April ditetapkan sebesar Rp14.095 per Kg, sedangkan harga inti sawit berada pada Rp13.499 per Kg dengan indeks K sebesar 91,31 persen.
Berikut rincian harga TBS Sumsel periode II April berdasarkan usia tanaman:
Usia 3 tahun: Rp2.959/Kg
Usia 4 tahun: Rp3.052/Kg
Usia 5 tahun: Rp3.182/Kg
Usia 6 tahun: Rp3.213/Kg
Usia 7 tahun: Rp3.209/Kg
Usia 8 tahun: Rp3.331/Kg
Usia 9 tahun: Rp3.401/Kg
Usia 10–20 tahun: Rp3.530/Kg
Usia 21 tahun: Rp3.522/Kg
Usia 22 tahun: Rp3.533/Kg
Usia 23 tahun: Rp3.509/Kg
Usia 24 tahun: Rp3.412/Kg
Usia 25 tahun: Rp3.426/Kg
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









