Sumsel

Aktivitas Bongkar Muat di Sumsel Melemah Tajam, Volume Turun Hingga 77 Persen

Maman Suparman | 7 Juli 2025, 22:00 WIB
Aktivitas Bongkar Muat di Sumsel Melemah Tajam, Volume Turun Hingga 77 Persen

AKURAT.CO SUMSEL Aktivitas logistik di pelabuhan-pelabuhan Sumatera Selatan (Sumsel) menunjukkan tren pelemahan signifikan sepanjang Mei 2025.

Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel mencatat, baik aktivitas bongkar maupun muat barang mengalami kontraksi tajam dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Kepala BPS Sumsel, Moh Wahyu Yulianto, mengungkapkan bahwa volume barang yang dimuat melalui pelabuhan di wilayah Sumsel hanya mencapai 82,23 ribu ton pada Mei 2025. Angka ini turun drastis sebesar 47,20 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan Mei 2024.

“Penurunan ini merupakan yang terdalam dalam tiga tahun terakhir untuk bulan yang sama,” kata Wahyu dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/7/2025).

Secara kumulatif, sejak Januari hingga Mei 2025, total barang yang dimuat baru menyentuh angka 633,18 ribu ton.

Baca Juga: Sudah 40 Hari Terpisah, Jemaah Haji Asal Pagaralam Belum Ditemukan di Tanah Suci

Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 753,29 ribu ton, dan anjlok dibandingkan periode yang sama tahun 2023 yang tercatat mencapai 1 juta ton.

Lebih memprihatinkan lagi, volume barang yang dibongkar di pelabuhan Sumsel selama Mei 2025 hanya 34,71 ribu ton, terkoreksi hingga 77,31 persen yoy.

Penurunan drastis ini menunjukkan adanya perlambatan dalam aktivitas distribusi barang masuk ke Sumsel.

“Jika melihat tren tiga tahun terakhir, aktivitas bongkar pada bulan Mei selalu menurun, baik dari sisi bulanan maupun tahunan. Artinya, ada pelemahan daya serap atau distribusi ke wilayah Sumsel,” jelas Wahyu.

Secara akumulatif, total volume bongkar barang sepanjang Januari–Mei 2025 hanya mencapai 396,93 ribu ton.

Angka ini terpaut jauh dari capaian tahun lalu sebanyak 685,14 ribu ton, dan semakin jauh dibandingkan realisasi tahun 2023 sebesar 1,65 juta ton.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia