Sumsel

Daftar Harga Emas Antam 16 Januari 2026, Bertahan di Rekor Tertinggi Rp2,675 Juta per Gram

St Shofia Munawaroh | 16 Januari 2026, 12:39 WIB
Daftar Harga Emas Antam 16 Januari 2026, Bertahan di Rekor Tertinggi Rp2,675 Juta per Gram

AKURAT. CO SUMSEL - Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau tidak mengalami pergerakan atau stagnan.

Yakni masih tetap di angka Rp2.675.000 per gram.

Kendati tidak mengalami kenaikan, harga saat ini masih berada di level tertinggi sepanjang sejarah perdagangan emas logam mulia di Indonesia.

Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Empat Menteri Agama Pernah Terseret Kasus Dana Haji

Berikut adalah daftar lengkap harga emas antam untuk Jumat, 16 Januari 2026.

Harga emas Antam 

0,5 gram: Rp 1.387.500 

1 gram: Rp 2.675.000 

2 gram: Rp 5.290.000 

Baca Juga: Resep Nasi Kebuli Rumahan, Sajian Khas Timur Tengah yang Gurih dan Kaya Rempah

3 gram: Rp 7.910.000 

5 gram: Rp 13.150.000 

10 gram: Rp 26.245.000 

25 gram: Rp 65.487.000 

Baca Juga: Sering Pusing Setelah Main HP? Bisa Jadi Ini Tanda Mata Lelah

50 gram: Rp 130.895.000 

100 gram: Rp 261.712.000 

500 gram: Rp 1.307.820.000 

1.000 gram: Rp 2.615.600.000. 

Baca Juga: Indonesia vs Vietnam Panaskan Grup A ASEAN Hyundai Cup 2026, Jalan Terjal Skuad Garuda

Sebagai catatan, harga di atas belum termasuk pajak PPh 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non NPWP. 

Penyebab Harga Emas Tertahan di Level Puncak

1. Penguatan Dolar AS

Baca Juga: SIPSS Polri 2026 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Cara Daftar hingga Jurusan yang Dibutuhkan di Sini

Data klaim pengangguran mingguan Amerika Serikat yang lebih rendah dari ekspektasi telah mendorong indeks dolar AS ke level tertinggi dalam beberapa pekan terakhir.

Hal ini membuat harga emas batangan menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

2. Sentimen Geopolitik

Baca Juga: Jadwal Bioskop Palembang Sabtu 17 Januari 2026, Alas Roban dapat Jam Tayang Terbanyak

Meski dolar menguat, emas tetap diminati sebagai aset safe haven akibat ketegangan yang masih membara di wilayah Eropa Timur dan Timur Tengah, serta ketidakpastian kebijakan ekonomi di bawah pemerintahan Trump yang baru.

3. Aksi Ambil Untung (Profit Taking)

Setelah kenaikan tajam dalam dua minggu pertama Januari 2026, banyak investor mulai melakukan aksi jual untuk mengamankan keuntungan sebelum penutupan pasar akhir pekan.q

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.