Lewat Pentas Seni, Para Mahasiswa Palembang ini Sampaikan Pesan Melestarikan Alam dan Seni Teater

AKURAT.CO SUMSEL Bumi telah menjadi tempat tinggal manusia selama ribuan tahun. Setiap aspek kehidupan kita terhubung erat dengan alam yang memberikan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Seiring berjalannya waktu dan jumlah penduduk yang semakin bertambah. Ironisnya, kesadaran manusia terhadap lingkungan, malah semakin menurun.
Tak terkecuali lingkungan di kota Palembang yang menjadi sorotan mahasiswa yang disampaikan melalui pagelaran seni.
Mahasiswa UKMK Seni dan Teater Arafah UIN Raden Fatah Palembang, Kurniawan, menilai bahwa saat ini minimnya kesadaran masyarakat Palembang dalam menjaga kebersihan sungai.
“Kita mandi dengan air sungai, mengambil hasil dari sungai. Tetapi, ketika berbicara Sungai Musi sebagai induk sungai di kota kita, kadar kesehatannya sudah menurun,” kata Kurniawan.
Pencemaran itu disebabkan pola pikir orang-orang yang tidak peduli dengan Bumi. Mereka kerap membuang sampah sembarangan. Tak jarang sampah itu dilempar begitu saja ke dalam sungai.
Padahal, hampir setiap kegiatan masyarakat di Bumi Sriwijaya melibatkan aktivitas sungai.
Beranjak dari persoalan tersebut, UKMK Seni dan Teater Arafah UIN Raden Fatah Palembang melaksanakan Teater Arena bertajuk “Alam” yang disutradarai oleh Muhammad Kurniawan.
Teater tersebut digelar di Panche Hub Coffee & Art Space dan melibatkan sekitar 20 orang, mulai dari pemain, sutradara, hingga tim produksi.
Teater Arena Alam bercerita tentang bumi yang menua dan sakit-sakitan akibat ulah manusia, seperti membuang sampah sembarangan. Meski pada akhirnya, manusia sendiri lah yang merasakan dampak buruknya.
“Kita seringkali lupa dengan rumah kita satu-satunya, yaitu Bumi. Kita lupa mengingat kebersihan Bumi. Padahal, segala kebutuhan kita diperoleh dari hasil Bumi,” kata dia.
Pertunjukan ini mencoba menyajikan krisis kepedulian lingkungan dengan harapan menyadarkan para pengunjung akan pentingnya memelihara rumah satu-satunya umat manusia.
Kurniawan mengatakan, kepedulian terhadap alam tidak melulu dengan hal-hal besar dan bersifat masif.
Ia mencontohkan hal itu melalui sebuah puntung rokok. Katanya, puntung rokok pun akan menjadi sampah dibiarkan begitu saja, dan bisa berakibat fatal. Contohnya, bara api yang ada di puntung rokok bisa menjadi penyebab kebakaran.
Sementara itu, Direktur UKMK Seni dan Teater Arafah UIN Raden Fatah Palembang, Kevin Jexi Levi menambahkan, bahwa pelaksaan Teater Arena Alam juga dimaksudkan sebagai bentuk upaya untuk menjaga kelestarian seni teater.
Kevin menjelaskan, orang-orang muda di zaman modern ini telah dibutakan oleh teknologi, sehingga eksistensi seni kian lama semakin menciut.
Bahkan, menurut Kevin, seni teater kerap dipandang sebelah mata oleh banyak orang.
“Itulah tantangannya. Kami seringkali mendengar orang berkata, apa sih teater itu. Dan kebanyakan itu dari anak muda, karena mereka tidak terbiasa menyaksikannya,” terang Kevin.
Bagi Kevin, pelaksanaan Teater Arena Alam menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan teater ke anak-anak muda. Mereka berani terjun ke tempat nongkrong anak-anak muda agar kelestarian seni teater terus terjaga.
“Seiring waktu kita semakin buta seni. Makanya kita beranikan diri terjun ke masyarakat, kita tampil di kafe yang banyak dihuni para pemuda dengan harapan mereka bisa terbiasa melihat seni. Dan ternyata dari sini, kami melihat banyak respon positif dari para audiens,” tutupnya. (MG/Wisnu Akbar Prabowo)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Senin 2 November 2026, Naik atau Turun?
- 2BSU Kemnaker Cair November 2026, Cek Syarat Penerima dan Besaran Bantuan
- 3Kapan BSU Kemnaker 2026 Cair? Cek Jadwal dan Besaran Bantuannya di Sini
- 4Rekrutmen TNI AD 2027 Dibuka, Ini Jadwal Bintara dan Tamtama serta Cara Daftarnya
- 5Daftar Hari Besar Nasional November 2026, Cek Tanggal Merah dan Hari Liburnya
- 6Harga Emas Perhiasan Palembang Stabil Hari Ini, Termahal Rp13,7 Juta per Suku
- 75 Ramalan Zodiak Senin 2 November 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 8Ramalan Zodiak Sagitarius Hari Ini, Selasa 3 November 2026: Ada Peluang Baru, Jangan Terburu-buru Mengambil Keputusan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








