Sumsel

Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Bocah 12 Tahun di Palembang Ditangkap Polisi

Deny Wahyudi | 12 Mei 2026, 09:54 WIB
Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Bocah 12 Tahun di Palembang Ditangkap Polisi
Terduga Pelaku Kekerasan terhadap Bocah 12 Tahun di Palembang Ditangkap Polisi

AKURAT.CO SUMSEL Kasus dugaan tindak kekerasan terhadap seorang anak perempuan berusia 12 tahun di kawasan Kecamatan Gandus, Palembang, akhirnya menemui titik terang. Polisi memastikan terduga pelaku telah berhasil diamankan.

Peristiwa yang sempat menyita perhatian masyarakat itu terjadi di sekitar Jalan Karang Sari, Kecamatan Gandus, pada Minggu malam (3/5/2026).

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Musa Jedi Pramana, membenarkan penangkapan tersebut. Namun, pihak kepolisian belum merinci identitas maupun kronologi lengkap penangkapan pelaku.

“Benar mas, sudah ditangkap, nanti kita rilis yah,” ujar AKBP Musa Jedi Pramana singkat, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga: Kondisi Psikis dan Fisik ABG Korban Kekerasan Seksual di Gandus Terus Dipantau

Sebelumnya, ayah korban, Nanang Sopian (35), mengungkapkan bahwa malam kejadian anaknya berpamitan untuk menonton hiburan bersama seorang temannya sekitar pukul 20.00 WIB.

Di tengah perjalanan, keduanya didatangi seorang pria yang menawarkan bantuan untuk mengantar ke lokasi tujuan.

Namun, teman korban merasa takut dan memilih pulang ke rumah sebelum memberi tahu keluarga.

“Awalnya anak saya pergi berdua dengan temannya. Lalu ada seseorang yang menawarkan tumpangan. Teman anak saya merasa takut dan memilih pulang, kemudian melapor ke keluarga,” kata Nanang saat ditemui di RS Bhayangkara Palembang, Senin (4/5/2026).

Mendapat kabar tersebut, keluarga langsung melakukan pencarian di sekitar lokasi. Sekitar pukul 21.00 WIB, korban ditemukan berjalan sendirian di kawasan yang relatif sepi tidak jauh dari tempat kejadian.

Menurut Nanang, kondisi putrinya saat ditemukan terlihat lemas dan masih mengalami trauma berat.

“Saat ditemukan kondisinya terlihat lemas dan masih syok. Setelah sampai di rumah, barulah anak saya mulai berani bercerita,” ungkapnya.

Korban kemudian mendapatkan penanganan medis sebelum dirujuk ke rumah sakit untuk perawatan lanjutan.

Keluarga menyebut korban sempat mengalami kondisi kesehatan serius sehingga membutuhkan tindakan medis intensif.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia