Herman Deru Ungkap Rencana Penggunaan Banpres Rp30 Miliar untuk Karhutla

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan menggunakan bantuan presiden (banpres) senilai Rp30 miliar untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, dana tersebut akan diprioritaskan untuk pengadaan peralatan dan kebutuhan operasional yang berkaitan langsung dengan penanganan karhutla.
Salah satu rencana pengadaan yakni lima unit mobil tangki. Pemprov Sumsel juga akan membeli pompa air, kendaraan pemadam kebakaran (damkar), serta kendaraan untuk mendukung mobilitas personel di lapangan.
"Untuk beli mobil tangki 5 unit, terus pompa air, damkar juga akan kita beli. Kendaraan yang untuk ke lapangannya, untuk bawa personelnya," ujar Herman Deru, Selasa (29/9/2026).
Baca Juga: Jambret Kalung Emas Rp120 Juta, Pria di Palembang Ditembak Saat Hendak Kabur
Selain pengadaan peralatan, sebagian anggaran dapat digunakan untuk honor pekerja yang terlibat langsung dalam operasi penanganan karhutla di lapangan.
Deru menegaskan, penggunaan dana banpres harus mengikuti ketentuan dan prosedur pengadaan barang pemerintah. Anggaran tersebut tidak dapat dibelanjakan secara bebas.
"Bantuan itu tidak bisa sembarangan kita belanjakan. Harus akuntabel untuk belanja barang, harus tender dulu. Baik dari e-katalog maupun tender umum," katanya.
Menurut Deru, seluruh penggunaan anggaran juga akan dipertanggungjawabkan dan dapat diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Itu harus akuntabel, nanti diperiksa BPK setelah dibelanjakan," ujarnya.
Ia juga memastikan pembayaran honor dari anggaran tersebut ditujukan kepada petugas atau pekerja yang menjalankan tugas di lapangan, bukan untuk pejabat.
"Termasuk juga untuk honor, harus diberikan kepada yang operasi di lapangan. Bukan honor untuk pejabat," tegasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan untuk mendukung penanganan karhutla di Sumatera Selatan.
Total bantuan untuk wilayah Sumsel mencapai Rp100 miliar. Dari jumlah tersebut, Pemprov Sumsel memperoleh Rp30 miliar.
Sementara itu, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendapat Rp20 miliar, Musi Banyuasin (Muba) Rp20 miliar, Ogan Ilir Rp15 miliar, dan Banyuasin Rp15 miliar.
Pemprov Sumsel akan menggunakan alokasi tersebut untuk menambah dukungan peralatan dan kebutuhan operasional dalam menghadapi karhutla.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tanda Bansos Cair Lengkap dengan Panduan Pengambilan Bantuan Via Bank dan PT Pos Indonesia
- 2iPhone 18 Pro Max vs Xiaomi 18 Pro Max, Adu Spek Flagship 2026: Kamera 200MP hingga Baterai 8.500 mAh
- 3Klasemen Sementara Asian Games 2026: Indonesia di Urutan 14 Raih 27 Medali
- 4Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Berakhir Minggu Depan, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 515 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Besok Siang, Cek Daftar Wilayahnya
- 6Ciri-ciri Bansos PKH BPNT September 2026 Cair dan Masuk Rekening
- 7Jadwal Timnas Indonesia Vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Jam Berapa?
- 8Harvest Moon 26-27 September 2026, Ini Waktu Puncak Bulan Purnama di Indonesia
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








