Sumsel

Terekam CCTV, Perempuan Muda Curi HP dan Uang Rp 400 Ribu di Bedeng Palembang

Maman Suparman | 27 Juni 2025, 17:15 WIB
Terekam CCTV, Perempuan Muda Curi HP dan Uang Rp 400 Ribu di Bedeng Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Aksi pencurian yang dilakukan seorang perempuan muda di sebuah bedeng kawasan Jalan Rajawali 2, Kelurahan Talang Aman, Kecamatan Kemuning, Palembang, terekam jelas kamera CCTV dan viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi, Kamis (26/6/2025) sekitar pukul 12.00 WIB, saat penghuni rumah tengah beraktivitas di dalam. Pelaku yang diduga bukan warga sekitar itu mencuri sebuah handphone dan dompet berisi uang tunai sekitar Rp 400 ribu.

Menurut keterangan pemilik rumah, Rudi (47), saat kejadian dirinya tengah tidur di kamar, sementara sang ibu berada di dapur membersihkan ikan. Tak lama kemudian, sang ibu menyadari bahwa handphonenya tidak berada di tempat dan tidak bisa dihubungi.

“Saat dicoba di-misscall, HP-nya masih aktif, tapi selalu direject. Setelah dicek, dompet berisi uang hasil jualan lontong ibu saya juga hilang,” ujar Rudi, Jumat (27/6/2025).

Setelah memeriksa rekaman CCTV yang terpasang di depan rumah, terlihat seorang perempuan berambut panjang, bertubuh agak gemuk, mengenakan jaket hitam dan daster bermotif garis-garis, masuk ke dalam rumah tanpa izin.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Haji Masih di Madinah, Kesehatan Diperketat Saat Tiba di Palembang

“Pelaku datang sendirian, langsung menuju kamar dan mengambil dompet. Ia sempat keluar sebentar, menghitung uang, lalu masuk kembali mengambil handphone ibu saya, lalu kabur,” jelas Rudi.

Tak berhenti di satu rumah, pelaku juga diduga mencuri di rumah lain di sekitar lokasi. Aksi tersebut diketahui dari arah pelaku berjalan ke belakang rumah setelah beraksi.

Meski mengalami kerugian, Rudi mengaku belum melapor ke polisi karena nilai kerugiannya dianggap tidak besar. Namun, ia tetap berharap pelaku segera mengembalikan barang curian, terutama handphone milik ibunya.

“Sampai sekarang HP-nya masih aktif. Saya coba pancing lewat WhatsApp, mengaku sebagai anak, dan ternyata masih dibalas. Rekaman CCTV sudah kami sebar ke grup RT, tapi tidak ada yang mengenal pelaku. Sepertinya dia bukan warga sini,” tambah Rudi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia