Sumsel

Kisruh Willie Salim Tak Pengaruhi Wisatawan, Disbudpar Sumsel Ungkap Hal ini

Maman Suparman | 24 Maret 2025, 16:00 WIB
 Kisruh Willie Salim Tak Pengaruhi Wisatawan, Disbudpar Sumsel Ungkap Hal ini

AKURAT.CO SUMSEL Polemik terkait video viral Willie Salim tentang rendang yang hilang di Palembang tidak berdampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan di Sumatera Selatan (Sumsel).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel, Pandji Tjahjanto, menegaskan bahwa meskipun ramai diperbincangkan, isu tersebut belum berpengaruh terhadap sektor pariwisata di daerah tersebut.

“Mungkin sebatas ramai dibicarakan saja sampai saat ini. Namun, untuk kunjungan wisatawan dari luar daerah ke Sumsel, saya melihat belum ada pengaruhnya,” ujar Pandji, Senin (24/3/2025).

Baca Juga: Konten Daging Rendang Hilang Milik Willie Salim Tuai Kecaman, Anwar Fuadi, Helmy Yahya hingga Ustaz Felix Siauw Angkat Suara

Menurutnya, kasus ini tidak cukup kuat untuk memengaruhi minat wisatawan datang ke Palembang dan wilayah Sumsel lainnya.

Justru, momentum arus mudik dan balik Lebaran tetap menjadikan Palembang sebagai destinasi transit utama bagi para pemudik yang melintas dari Sumatera ke Jawa dan sebaliknya.

“Palembang tetap akan menjadi tempat transit strategis saat arus mudik. Jadi, saya menilai persoalan ini tidak berdampak terhadap wisatawan yang ingin berkunjung,” jelasnya.

Meski demikian, Pandji menekankan bahwa pihaknya masih menunggu klarifikasi lebih lanjut dari Willie Salim.

Dia berharap tidak hanya permintaan maaf, tetapi juga penjelasan mengenai kebenaran peristiwa yang terjadi agar tidak ada kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat.

“Kami menunggu klarifikasi resmi dari Willie Salim, apakah benar kejadian tersebut bukan rekayasa atau ada bukti yang bisa ditunjukkan,” ungkap Pandji.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia