Lima Masjid Tertua di Pulau Sumatera, Ada yang sudah Kisah Tersembunyi yang Hidup Hingga Kini

AKURAT.SO SUMSEL Sumatera, pulau terbesar keenam di dunia dan terbesar kedua di Indonesia, memiliki kekayaan sejarah dan budaya yang luar biasa, termasuk dalam hal penyebaran agama Islam.
Di pulau ini, berdiri beberapa masjid tertua yang menjadi saksi bisu perkembangan dan penyebaran Islam sejak berabad-abad lalu.
Berikut ini adalah beberapa masjid tertua di Sumatera yang memiliki nilai historis dan arsitektural tinggi.
1. Masjid Tuo Kayu Jao, Sumatera Barat
Masjid Tuo Kayu Jao terletak di Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok. Didirikan pada tahun 1599 oleh Syekh Burhanuddin, masjid ini dibangun dengan bahan utama dari kayu.
Arsitektur masjid ini sangat khas dengan atap berbentuk gonjong yang menyerupai rumah gadang.
Masjid Tuo Kayu Jao tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan dan penyebaran agama Islam.
Hingga kini, masjid ini tetap terawat dengan baik dan menjadi simbol keagamaan serta kebudayaan masyarakat Minangkabau.
2. Masjid Raya Sultan Riau, Kepulauan Riau
Masjid Raya Sultan Riau, yang terletak di Pulau Penyengat, Kepulauan Riau, adalah salah satu masjid tertua di Sumatera.
Dibangun pada tahun 1832 oleh Sultan Abdurrahman Muazzam Shah, masjid ini memiliki keunikan tersendiri karena dindingnya terbuat dari campuran putih telur, pasir, kapur, dan tanah liat.
Masjid ini juga dikenal sebagai tempat penyimpanan berbagai manuskrip kuno yang sangat berharga dalam sejarah Islam di Indonesia.
3. Masjid Jamik Taluak, Sumatera Barat
Masjid Jamik Taluak terletak di Nagari Taluak, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Didirikan pada tahun 1840, masjid ini merupakan salah satu masjid tertua yang masih berdiri kokoh hingga saat ini.
Arsitekturnya mencerminkan gaya tradisional Minangkabau dengan atap bertingkat yang menyerupai rumah gadang. Masjid ini telah menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial bagi masyarakat sekitar.
4. Masjid Agung Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo, Sumatera Selatan
Masjid Agung Suro yang terletak di Kota Palembang, Sumatera Selatan, juga termasuk salah satu masjid tertua di Sumatera.
Didirikan pada tahun 1738 oleh Sultan Mahmud Badaruddin I, masjid ini menjadi pusat penyebaran Islam di Palembang.
Bangunan masjid ini menggabungkan unsur-unsur arsitektur Melayu dan Tionghoa, mencerminkan keragaman budaya di Palembang pada masa itu.
5. Masjid Raya Al-Mashun, Sumatera Utara
Masjid Raya Al-Mashun, atau dikenal juga sebagai Masjid Raya Medan, dibangun pada tahun 1906 oleh Sultan Ma'mun Al Rashid Perkasa Alam.
Masjid ini memiliki arsitektur yang sangat indah dengan kombinasi gaya Timur Tengah, India, dan Spanyol.
Terletak di kota Medan, masjid ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi salah satu ikon sejarah dan budaya di Sumatera Utara. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.





