Sumsel

Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkot Palembang Bersihkan Anak Sungai di 5 Kecamatan

Deny Wahyudi | 27 Oktober 2026, 15:26 WIB
Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkot Palembang Bersihkan Anak Sungai di 5 Kecamatan
Antisipasi Banjir Musim Hujan, Pemkot Palembang Bersihkan Anak Sungai di 5 Kecamatan

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota Palembang mulai menggencarkan pembersihan dan normalisasi anak sungai untuk mengantisipasi banjir menjelang musim hujan.

Sejumlah titik di lima kecamatan menjadi sasaran pengerjaan, mulai dari pengangkatan sampah hingga pembersihan vegetasi yang menghambat aliran air.

Langkah ini dilakukan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang sebagai upaya mengurangi risiko genangan saat hujan dengan intensitas tinggi.

Petugas diterjunkan dalam beberapa tim untuk menangani sejumlah lokasi secara bersamaan. Pembersihan difokuskan pada aliran sungai yang berpotensi tersumbat akibat tumpukan sampah, eceng gondok, dan tumbuhan liar.

Kegiatan tersebut juga menindaklanjuti instruksi Wali Kota Palembang Ratu Dewa agar jajarannya melakukan langkah antisipasi sejak dini menghadapi musim penghujan.

Baca Juga: 12 Titik Genangan Jadi Prioritas, Pemkot Palembang Periksa Kesiapan Hadapi Musim Hujan

Adapun lima kecamatan yang menjadi sasaran normalisasi yakni Alang-Alang Lebar, Sukarami, Ilir Barat I, Sako, dan Ilir Timur II.

Di Kecamatan Alang-Alang Lebar, petugas membersihkan anak sungai di Jalan By Pass, Kelurahan Talang Kelapa. Sementara di Kecamatan Sukarami, pengerjaan dilakukan di Jalan Gotong Royong, Kelurahan Sukodadi, serta Jalan Harun Sohar, Kelurahan Kebun Bunga.

Pembersihan juga menyasar sejumlah titik di Kecamatan Ilir Barat I, meliputi Lorong Terati, Jalan Pipa Reja, aliran Sungai Sekanak di ujung Jalan Sungai Sahang, Kelurahan Lorok Pakjo, serta kawasan Jalan PDAM, Bukit Lama.

Di Kecamatan Sako, normalisasi dilakukan pada aliran Sungai Simpang Bombat di Jalan Anggrek 1 dan kawasan Jalan Murai, Kelurahan Sialang, tepatnya di sekitar RT 19.

Adapun di Kecamatan Ilir Timur II, petugas melanjutkan pembersihan vegetasi di Jalan RW Monginsidi, tepatnya di depan SD Negeri 49.

Pembersihan anak sungai di sejumlah wilayah tersebut diharapkan dapat memperlancar aliran air dan mengurangi risiko penyumbatan yang berpotensi memicu genangan saat hujan deras.

Meski demikian, upaya pemerintah tidak cukup hanya mengandalkan normalisasi. Peran masyarakat juga diperlukan untuk menjaga kebersihan sungai dan saluran air di lingkungan masing-masing.

Warga diimbau tidak membuang sampah sembarangan ke sungai maupun saluran drainase. Sampah yang menumpuk dapat menghambat aliran air, terutama ketika debit meningkat saat hujan.

Dengan pembersihan rutin yang disertai kesadaran masyarakat menjaga lingkungan, risiko banjir di kawasan permukiman Palembang diharapkan dapat ditekan selama musim penghujan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
Reporter
Deny Wahyudi
K
Editor
Kurnia