Daftar 18 Perusahaan Penyumbang Hotspot Karhula di Palembang Versi Walhi

AKURAT. CO SUMSEL - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Selatan (Sumsel) mengungkap daftar perusahaan yang wilayah konsesinya terdapat titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sepanjang 1 September hingga 2 Oktober 2026.
Berdasarkan analisis spasial menggunakan data SIPONGI Kementerian Kehutanan, terdapat 22.690 titik hotspot berada di dalam izin perusahaan.
Kepala Divisi Advokasi WALHI Sumsel, Galang Suganda memaparkan rinciannya terdiri dari 10.411 hotspot berada pada izin PBPH/HTI yang tersebar di 18 konsesi perusahaan.
Baca Juga: Batu Bara Masih Jadi Andalan Ekspor Sumsel, tapi Kinerjanya Turun 16,33 Persen
Selain itu ada 12.279 hotspot pada izin perkebunan yang tersebar di 63 konsesi perusahaan.
WALHI juga mencatat Provinsi Sumsel memiliki luas daratan sekitar 8,6 juta hektare, dengan sekitar 1,4 juta hektare dikuasai HTI, 1,2 juta hektare perkebunan sawit, dan lebih dari 700 ribu hektare untuk pertambangan.
Penguasaan ruang skala besar tersebut dinilai melahirkan ketimpangan dan bencana ekologis. Berikut daftar lengkap perusahaan pemilik hotspot versi WALHI Sumsel:
Baca Juga: Motor Karyawan Hilang di PS Mall Palembang, Mantan Pacar Diduga Bawa Kabur
HOTSPOT DALAM IZIN PBPH/HTI - 10.411 Hotspot di 18 Perusahaan
PT Bumi Mekar Hijau : 5.960 Hotspot
PT Sumatera Alam Anugerah : 795 Hotspot
PT Paramitra Mulia Langgeng : 781 Hotspot
PT Sentosa Bahagia Bersama : 711 Hotspot
PT SBA Wood Industries : 635 Hotspot
Baca Juga: 22 Ribu Lebih Hotspot di Lahan Konsesi, 12 Perusahaan di Sumsel Disegel
PT Musi Hutan Persada : 457 Hotspot
PT Tiesico Cahaya Pertiwi : 415 Hotspot
PT Cipta Mas Bumi Subur : 303 Hotspot
PT Restorasi Ekosistem Indonesia :155 Hotspot
PT Bumi Persada Permai (SK 337) : 87 Hotspot
PT Lantabura Mentari Sejahtera 30 Hotspot
Baca Juga: 43 Perusahaan di Sumsel Diminta Ikut Basahi Gambut untuk Cegah Karhutla
PT Bumi Andalas Permai : 24 Hotspot
PT Bumi Persada Permai (SK 79) : 16 Hotspot
PT Warna Agung Sejahtera :10 Hotspot
PT Tri Pupajaya :10 Hotspot
PT Rimba Hutani Mas : 8 Hotspot
PT Wahana Agro Mulia : 7 Hotspot
Baca Juga: Pamit Menjala Ikan, Rohim Ditemukan Meninggal Setelah Terseret Arus Sungai Musi
PT Buana Sriwijaya Sejahtera : 7 Hotspot.
Selain daftar di atas, masih ada 63 perusahaan lain yang menjadi penyumbang 12.279 hotspot karhutla di Palembang.
Berdasarkan analisis WALHI Sumsel terhadap Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) Sumsel, ada 16.685 hotspot.
Sebanyak 11.845 hotspot atau 70,99 persen berada pada kategori Kubah Gambut, sedangkan 4.840 hotspot atau 29,01 persen berada pada kategori Non-Kubah Gambut.
Baca Juga: Pasutri di Palembang Divonis 10 Tahun Usai Terlibat Kasus Sabu 95 Gram
WALHI pun mendesak pemerintah harus segera membentuk Posko Bebas Asap di wilayah terdampak, terutama untuk anak-anak, lansia, ibu hamil, dan kelompok masyarakat rentan lainnya. (*)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal Timnas Indonesia Vs Thailand Final FIFA ASEAN Cup 2026
- 2BSU Oktober Desember 2026 Cair Lagi, Bagaimana BLT Kesra
- 3Bansos PKH BPNT Tahap 4 Cair Mulai Oktober 2026, Cek Namamu Terdaftar atau Tidak di Sini
- 4Klasemen Akhir Asian Games 2026: Indonesia Peringkat 16 Raih 39 Medali
- 5Ramalan Zodiak Libra Hari Ini 6 Oktober 2026: Karier Makin Disorot, Keuangan Jangan Impulsif
- 65 Ramalan Zodiak Hari Ini 5 Oktober 2026: Ada yang Dapat Kabar Baik, Ada yang Harus Hati-hati
- 7Kabut Asap Makin Parah, Hari ini Mahasiswa Sumsel Akan Demo di Kantor Gubernur
- 8Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang Perbesar Kolam Retensi Simpang Polda untuk Tekan Genangan
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







