BNPB Tambah Dua Helikopter Water Bombing untuk Perkuat Penanganan Karhutla Sumsel

AKURAT.CO SUMSEL Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menambah dua unit helikopter water bombing untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan.
Dari dua armada tambahan tersebut, satu helikopter telah menyelesaikan proses verifikasi dan kini dalam posisi siaga untuk mendukung operasi pemadaman. Sementara satu unit lainnya masih menjalani verifikasi.
Kepala Bidang Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Sudirman mengatakan, dengan tambahan tersebut nantinya terdapat delapan helikopter water bombing yang disiapkan untuk penanganan karhutla di Sumsel.
"Iya ada tambahan dua helikopter WB lagi untuk Sumsel. Jadi ada tujuh helikopter WB di antaranya yang ready, satu lagi masih verifikasi," ujar Sudirman, Kamis (24/9/2026).
Selain armada water bombing, terdapat dua helikopter yang digunakan untuk melakukan patroli udara. Dengan demikian, total kekuatan udara yang disiapkan untuk penanganan karhutla di Sumsel mencapai 10 unit.
Sudirman mengatakan, satu helikopter water bombing yang belum diverifikasi akan dioperasikan setelah seluruh proses pemeriksaan selesai.
Penambahan armada udara tersebut dilakukan untuk memperkuat upaya pemadaman, terutama terhadap titik kebakaran yang sulit dijangkau melalui jalur darat.
"Penambahan armada udara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan karhutla di Sumsel, khususnya dalam menghadapi potensi kebakaran yang membutuhkan penanganan melalui udara dan tak terjangkau melalui satgas darat," katanya.
Baca Juga: Dalam 2–4 Minggu, Pemerintah Matangkan Rencana Kuliah PTN Gratis
Kewaspadaan terhadap karhutla masih terus dilakukan mengingat Sumsel masih menghadapi periode kemarau.
Berdasarkan prakiraan BMKG, sejumlah wilayah Sumsel diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada akhir Oktober. Hujan kemudian diprediksi semakin merata di wilayah Sumsel pada bulan berikutnya.
Karena itu, upaya pencegahan dan pemadaman karhutla tetap dilakukan hingga terjadi peralihan musim secara menyeluruh.
Dengan tambahan dua helikopter tersebut, BPBD Sumsel berharap kemampuan penanganan karhutla melalui udara dapat semakin diperkuat, terutama ketika terjadi kebakaran di kawasan yang sulit dijangkau oleh personel dan armada darat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 2Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4BMKG Prediksi 15 Daerah di Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok Rabu 23 September 2026
- 5HP Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 6Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 7Cek Harga Emas Perhiasan di Palembang Selasa 22 September 2026, Naik atau Turun?
- 8Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Segera Berakhir, Cek Status Pencairanmu Segera
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







