Sumsel

Ungkap Target APBN Sumsel, Begini Kata Pj Gubernur Agus Fatoni

Muhammad Husni Mushonifi | 15 Desember 2023, 14:05 WIB
Ungkap Target APBN Sumsel, Begini Kata Pj Gubernur Agus Fatoni

AKURAT.CO SUMSEL Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Agus Fatoni, menekankan bahwa Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan, ancaman dan guncangan yang dapat mengganggu perekonomian dan masyarakat.

"Ini termasuk pandemi, krisis pangan, energi, gejolak keuangan global, dan guncangan lainnya. Dalam APBN, terdapat instrumen vital untuk mencapai tujuan pembangunan nasional, seperti mengurangi kemiskinan ekstrem hingga 0 persen dan menurunkan angka stunting menjadi 14 persen pada tahun 2024," ujarnya pada Jumat (15/12/2023).

Baca Juga: Ditetapkan sebesar Rp51,24 Triliun, Belanja Negara di Wilayah Sumsel Naik Sebesar 10,31 Persen

Diberitakan sebelumnya, alokasi anggaran untuk Provinsi Sumsel pada tahun 2024 mencapai Rp 51,24 triliun, dengan DIPA Satuan Kerja Pemerintah Pusat (SKPD) di wilayah Sumsel sebesar Rp 19,58 triliun dan Rp 31,66 triliun untuk TKD Pemerintah Daerah di wilayah Sumsel. 

Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 10,31 persen dibandingkan dengan alokasi tahun 2023.

Untuk itu, Fatoni menekankan, bahwa pertumbuhan ekonomi yang stabil akan berperan penting dalam pelaksanaan APBN di tahun 2024.

Ia juga menjelaskan bahwa fokus APBN Sumsel tahun 2024 adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mempercepat transisi menuju ekonomi yang lebih ramah lingkungan, dan meningkatkan kerja sama antara anggaran pusat dan daerah.

“Kami berusaha lebih serius dalam sinergi belanja negara, terutama untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, penanggulangan kemiskinan, serta meratakan pembangunan,” tambahnya.

Pemanfaatan anggaran yang lebih cepat di awal tahun penting agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

“Selain itu, bupati dan walikota harus memastikan bahwa rencana kerja pemerintah daerah sejalan dengan tujuan rencana kerja pemerintah pada 2024,” pungkasnya. [ ]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.