Perbaikan Jalintim Palembang–Betung Dipercepat, BBPJN Siapkan Anggaran Rp838 Miliar

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah terus mempercepat perbaikan ruas Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang–Betung yang selama ini menjadi salah satu jalur logistik tersibuk di Sumatera Selatan.
Rekonstruksi dilakukan dengan mengganti konstruksi jalan menjadi beton agar lebih kuat menahan beban kendaraan berat.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan, Panji Krisna Wardana, mengatakan pekerjaan tahun ini difokuskan pada perbaikan badan jalan sepanjang 600 meter.
"Perbaikan jalan yang kami lakukan sepanjang 600 meter," ujar Panji, Senin (20/7/2026).
Menurutnya, rekonstruksi dilakukan dengan mengubah konstruksi jalan dari perkerasan lentur (flexible pavement) menjadi perkerasan kaku (rigid pavement) menggunakan metode fast track 24 jam.
Baca Juga: Kemarau Makin Panjang, Operasi Modifikasi Cuaca di Sumsel Terkendala Minim Awan Potensial
Metode tersebut dipilih agar proses pembangunan dapat diselesaikan lebih cepat sehingga gangguan terhadap arus lalu lintas dapat diminimalkan.
"Tahun ini kami melaksanakan penanganan berupa rekonstruksi pada badan jalan yang semula menggunakan perkerasan lentur menjadi perkerasan kaku dengan metode rigid fast track 24 jam sepanjang 600 meter," jelasnya.
Panji menuturkan, proyek di ruas Palembang–Betung merupakan bagian dari program peningkatan kualitas jalan nasional yang dilaksanakan BBPJN Sumsel sepanjang 2026. Selain di Jalintim, perbaikan juga dilakukan di sejumlah ruas strategis lainnya untuk menjaga kondisi jalan nasional tetap mantap.
Untuk mendukung seluruh program tersebut, BBPJN Sumsel mengalokasikan anggaran penanganan jalan nasional sebesar Rp838,344 miliar pada Tahun Anggaran 2026.
"Total anggaran kegiatan penanganan jalan nasional pada Tahun Anggaran 2026 mencapai Rp838,344 miliar," katanya.
Ruas Jalintim Palembang–Betung merupakan salah satu koridor transportasi paling vital di Sumatera Selatan. Jalan ini menjadi penghubung Kota Palembang dengan sejumlah kabupaten di wilayah timur sekaligus menjadi jalur utama distribusi barang dan logistik antardaerah.
Tingginya volume kendaraan, terutama truk bermuatan berat, membuat ruas jalan tersebut membutuhkan konstruksi yang lebih kokoh agar mampu bertahan dalam jangka panjang.
Melalui penggunaan perkerasan beton, BBPJN berharap daya tahan jalan meningkat, frekuensi kerusakan berkurang, serta mobilitas masyarakat dan distribusi logistik dapat berlangsung lebih lancar, aman, dan efisien.
Selama proses pengerjaan berlangsung, pengguna jalan diimbau tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan mengikuti pengaturan petugas di lapangan agar arus kendaraan tetap berjalan dengan tertib.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2BMKG Ungkap Penyebab Hujan di Palembang Hari Ini
- 3Harga Emas Perhiasan Palembang Bergerak Naik Hari Ini, Tertinggi Rp13,9 Juta per Suku
- 45 Zodiak dengan Ramalan Menarik Akhir Pekan Ini, Cek Peruntunganmu
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya
- 6Sumsel United Curi Poin di Menit Akhir, Nasuha Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang
- 75 Ramalan Zodiak Senin 26 Oktober 2026, Cek Peruntungan Cinta hingga Karier
- 8Link dan Panduan Cek Desil Bansos Online Oktober 2026, Cukup Pakai HP Bisa dari Mana Saja
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









