Festival Sriwijaya ke-36 Siap Digelar, Sumsel Tampilkan Budaya 17 Daerah dan Dulmuluk dari Jakarta

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mulai mematangkan persiapan Festival Sriwijaya ke-36 yang akan digelar pada 15 Mei 2026 mendatang. Agenda budaya tahunan itu menjadi bagian penting dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Sumsel ke-80.
Festival yang dipusatkan di kawasan Dekranasda Sumsel tersebut diproyeksikan menjadi panggung besar promosi budaya, pariwisata, hingga produk unggulan daerah dari seluruh kabupaten dan kota di Sumsel.
Sekretaris Daerah Sumsel, Edward Candra, mengatakan festival tahun ini akan menghadirkan beragam pertunjukan seni tradisional serta melibatkan pelaku UMKM dan komunitas budaya.
“Festival Sriwijaya ke-36 rencananya dilaksanakan pada 15 Mei dan menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Provinsi Sumatera Selatan ke-80,” ujar Edward, Kamis (7/5/2026).
Baca Juga: BMKG Ungkap Penyebab Hujan Deras di Palembang, Ternyata Tanda Musim Kemarau Makin Dekat
Sebanyak 17 kabupaten dan kota di Sumsel dijadwalkan ikut ambil bagian melalui penampilan seni budaya khas daerah masing-masing. Tidak hanya pertunjukan seni, festival juga akan diramaikan parade pakaian adat, pameran budaya, hingga promosi produk UMKM lokal.
“Di sana akan hadir pentas seni dari 17 kabupaten/kota, kemudian ada UMKM dan berbagai kegiatan budaya lainnya,” katanya.
Pemprov Sumsel juga berencana menghadirkan Menteri Pariwisata bersama sejumlah pejabat pemerintah pusat dalam acara tersebut. Para bupati dan wali kota se-Sumsel turut diundang untuk memeriahkan festival budaya terbesar di daerah itu.
Salah satu penampilan yang menjadi sorotan dalam Festival Sriwijaya tahun ini adalah pementasan Dulmuluk, seni teater tradisional khas Sumatera Selatan yang sarat nuansa budaya Melayu Palembang.
Menariknya, pertunjukan Dulmuluk itu direncanakan akan diperankan langsung oleh kelompok seni dari Jakarta.
“Dulmuluk juga akan ditampilkan nanti sebagai salah satu khazanah budaya Sumatera Selatan,” ujar Edward.
Selain sebagai ajang hiburan dan pelestarian budaya, Festival Sriwijaya juga diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumsel.
Melalui keterlibatan pelaku UMKM, seniman, hingga komunitas budaya, pemerintah daerah ingin menjadikan festival tersebut sebagai momentum memperkenalkan kekayaan budaya Sumsel kepada masyarakat luas dan wisatawan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 2Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4BMKG Prediksi 15 Daerah di Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok Rabu 23 September 2026
- 5HP Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 6Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 7Cek Harga Emas Perhiasan di Palembang Selasa 22 September 2026, Naik atau Turun?
- 8Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Segera Berakhir, Cek Status Pencairanmu Segera
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








