Soal Dugaan Jalan Rusak Jadi Penyebab Kecelakaan ALS, Herman Deru: Belum Bisa Disimpulkan

AKURAT.CO SUMSEL Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru meninjau langsung keluarga korban kecelakaan maut antara Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan truk tangki milik PT Seleraya di RS Bhayangkara Moh Hasan Palembang, Kamis (7/5/2026).
Dalam kunjungannya, Herman Deru memastikan pemerintah daerah terus memantau penanganan korban serta proses identifikasi jenazah yang saat ini masih dilakukan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.
Ia mengatakan, hingga kini penyebab pasti kecelakaan belum dapat disimpulkan karena masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
“Kita belum tahu penyebabnya, jadi belum bisa menyimpulkan. Saat ini yang utama adalah keselamatan korban yang masih hidup dan penanganan para korban,” ujar Herman Deru.
Baca Juga: Lansia Sakit Selamat dari Kebakaran Hebat di 2 Ilir Palembang, Rumah Hangus Saat Hendak Salat Zuhur
Menurutnya, berbagai kemungkinan terkait penyebab kecelakaan masih didalami, termasuk faktor pengemudi, kondisi kendaraan maupun kondisi jalan di lokasi kejadian.
Ia meminta masyarakat tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum hasil investigasi resmi diumumkan aparat kepolisian.
“Kita belum bisa memastikan apakah karena pengemudi mengantuk, jalan berlubang, atau ada pelanggaran lalu lintas lainnya. Tunggu hasil penyelidikan polisi,” katanya.
Selain itu, Herman Deru juga menyoroti data penumpang bus yang hingga kini masih terus diverifikasi. Ia menyebut manifest penumpang kemungkinan tidak sepenuhnya lengkap karena ada penumpang yang naik di tengah perjalanan.
“Belum tentu ada manifest yang lengkap karena ada kemungkinan penumpang naik di jalan, tidak semuanya dari terminal,” jelasnya.
Terkait isu kondisi jalan rusak yang disebut-sebut menjadi penyebab kecelakaan, Herman Deru menegaskan hal tersebut belum dapat dipastikan.
Ia menjelaskan lokasi kejadian berada di ruas jalan nasional sehingga proses penanganan dan evaluasi teknis menjadi kewenangan instansi terkait bersama aparat penegak hukum.
“Secara umum kondisi jalan di Sumatera Selatan dalam keadaan baik, dengan tingkat kemantapan jalan di atas 90 persen,” ungkapnya.
Diketahui, kecelakaan maut antara bus ALS dan truk tangki BBM di wilayah Musi Rawas Utara tersebut menyebabkan 16 orang meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka.
Saat ini para korban selamat masih menjalani perawatan intensif, sementara proses identifikasi korban meninggal terus dilakukan di RS Bhayangkara Palembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 2Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4BMKG Prediksi 15 Daerah di Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok Rabu 23 September 2026
- 5HP Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 6Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 7Cek Harga Emas Perhiasan di Palembang Selasa 22 September 2026, Naik atau Turun?
- 8Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Segera Berakhir, Cek Status Pencairanmu Segera
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








