Muhammadiyah Sumsel Sebar Lokasi Sholat Idulfitri 1447 H ke Tiap Kecamatan

AKURAT.CO SUMSEL Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Selatan memastikan pelaksanaan Sholat Idulfitri 1447 Hijriah bagi warga Muhammadiyah tidak akan dipusatkan di satu titik.
Ibadah tahunan tersebut akan dilaksanakan secara tersebar di berbagai masjid yang berada di setiap kecamatan di wilayah Sumatera Selatan.
Ketua DPW Muhammadiyah Sumsel, Ridwan Hayatuddin, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil untuk memberikan kemudahan akses bagi para jemaah. Dengan memecah lokasi ke tingkat kecamatan, warga tidak perlu melakukan perjalanan jauh yang berisiko memicu kepadatan lalu lintas.
"Muhammadiyah tidak menetapkan satu lokasi terpusat. Pelaksanaan yang tersebar ini memberikan fleksibilitas bagi warga untuk beribadah lebih dekat dari tempat tinggal mereka," ujar Ridwan, Selasa (17/3/2026).
Ridwan menegaskan bahwa kesiapan teknis di setiap masjid, mulai dari pengaturan saf hingga penunjukan imam dan khatib, telah dikoordinasikan dengan baik oleh pengurus setempat. Langkah ini sekaligus membuktikan soliditas jaringan Muhammadiyah di tingkat akar rumput.
Baca Juga: Jalan Lintas Timur Palembang Jambi Ditutup Sementara Dipicu Kemacetan Panjang
Selain faktor teknis, model pelaksanaan yang tersebar ini dinilai efektif dalam mempererat hubungan sosial antarwarga di lingkungan masing-masing.
"Beribadah di lingkungan sendiri menjadi bentuk penguatan ukhuwah. Jemaah bisa saling mengenal dan membangun kebersamaan dalam suasana hari raya," tambahnya.
Terkait penentuan waktu lebaran, Muhammadiyah Sumsel mengonfirmasi bahwa 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026. Ridwan menekankan bahwa tanggal tersebut didasarkan pada metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal.
"Penetapan ini bukan sembarangan, melainkan hasil perhitungan astronomi akurat yang menjadi pedoman Majelis Tarjih dan Tajdid. Secara ilmiah, hilal dipastikan sudah wujud di atas ufuk saat matahari terbenam," jelas Ridwan.
Menutup keterangannya, Ridwan mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga ketertiban dan mengikuti arahan panitia di lokasi masing-masing. Ia juga mengajak masyarakat untuk menyikapi potensi perbedaan metode penentuan awal bulan dengan bijak.
"Perbedaan metode adalah dinamika umat yang harus kita hadapi dengan penuh toleransi. Mari kita jadikan momentum Idulfitri ini untuk memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Sumsel Bakal Dilanda Hujan Deras Sepanjang Hari Besok, Masyarakat Diimbau Waspada Cuaca Ekstrem
- 2PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2 Kali Hari Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 3Cek Harga Emas Perhiasan Palembang Senin 2 November 2026, Naik atau Turun?
- 4BSU Kemnaker Cair November 2026, Cek Syarat Penerima dan Besaran Bantuan
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Anjlok Hari Ini, Termurah Tembus Rp13,5 Juta per Suku
- 6Daftar 28 Perusahaan dalam Job Fair Sumsel 2026, Ada Ritel Sampai Keuangan
- 7Ramalan Zodiak Hari Ini 31 Oktober 2026, Bagaimana Nasib Asmara dan Keuanganmu?
- 8Rekrutmen TNI AD 2027 Dibuka, Ini Jadwal Bintara dan Tamtama serta Cara Daftarnya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu




