Kasus ISPA di Palembang Menurun Jelang Lebaran, Dinkes Tetap Ingatkan Risiko Penularan Saat Mudik

AKURAT.CO SUMSEL Dinas Kesehatan Kota Palembang mencatat tren kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut mengalami penurunan dalam dua bulan terakhir.
Meski demikian, masyarakat tetap diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama menjelang arus mudik Lebaran yang diprediksi meningkatkan mobilitas warga.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Palembang, Yudhi Setiawan, mengatakan jumlah kasus ISPA tercatat mencapai 14.368 kasus pada Januari 2026. Angka tersebut kemudian turun menjadi 11.514 kasus pada Februari.
Sementara hingga pertengahan Maret, pihaknya belum melihat adanya lonjakan signifikan.
“Sejauh ini belum ada peningkatan kasus yang berarti dibandingkan bulan sebelumnya. Walaupun secara akumulasi menurun, penyebaran virus tetap perlu diantisipasi,” ujarnya.
Meski tren kasus menurun, Dinkes mengingatkan potensi penularan penyakit pernapasan tetap tinggi menjelang perayaan Idulfitri.
Hal ini disebabkan meningkatnya mobilitas masyarakat di berbagai fasilitas publik seperti terminal, stasiun, bandara, hingga pusat perbelanjaan.
Menurut Yudhi, kerumunan dengan tingkat interaksi tinggi menjadi salah satu faktor yang dapat mempercepat penyebaran virus pernapasan melalui udara.
“Pergerakan masyarakat menjelang Lebaran biasanya meningkat tajam. Area publik dengan kepadatan tinggi menjadi lokasi yang berisiko terhadap penularan,” katanya.
Baca Juga: 5 Doa Perjalanan Jauh dalam Islam: Dibaca Sebelum Berangkat hingga Tiba di Tujuan
Menariknya, data terbaru Dinkes menunjukkan bahwa kasus ISPA saat ini tidak lagi didominasi kelompok rentan seperti anak-anak atau lansia.
Sebaliknya, mayoritas pasien justru berasal dari kelompok usia produktif.
“Kasus terbanyak saat ini berada pada kategori usia dewasa, yakni rentang 19 hingga 59 tahun,” jelas Yudhi.
Fenomena ini dinilai berkaitan dengan tingginya aktivitas masyarakat usia produktif yang lebih sering berada di luar rumah, baik untuk bekerja maupun beraktivitas di ruang publik.
Pemerintah Kota Palembang mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar tetap menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.
Selain itu, masyarakat juga disarankan menerapkan kebiasaan hidup bersih dan sehat saat berada di tempat ramai, seperti menggunakan masker jika mengalami gejala flu atau batuk, serta menjaga daya tahan tubuh.
Langkah tersebut diharapkan dapat meminimalkan risiko penularan penyakit sehingga masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dan merayakan Lebaran dengan kondisi sehat.
Keyword SEO: kasus ISPA Palembang, ISPA menjelang mudik, Dinkes Palembang, penularan ISPA di keramaian, kesehatan mudik Lebaran.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1PKH, BPNT, hingga Beras 30 Kg Siap Cair September 2026, Bagaimana BLT Kesra?
- 2Kronologi PNS Inspektorat OKI Ditusuk Istri hingga Tewas, Bayi 6 Bulan Ikut Terluka
- 3Ramalan 5 Zodiak Hari Ini, Senin 21 September 2026: Ada Peluang Asmara hingga Karier
- 4HP Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 5Update Harga Emas Perhiasan di Palembang Senin 21 September 2026
- 6Timnas Indonesia Siap Tempur di FIFA ASEAN Cup 2026, 23 Pemain Dipanggil John Herdman
- 7Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Segera Berakhir, Cek Status Pencairanmu Segera
- 8Cek Harga Emas Perhiasan di Palembang Selasa 22 September 2026, Naik atau Turun?
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu







