Sumsel

7 Tips Olahraga Agar Kuat Berpuasa dan Tubuh Tetap Sehat di Bulan Ramadan

Septiyanti Dwi Cahyani | 26 Februari 2026, 10:30 WIB
7 Tips Olahraga Agar Kuat Berpuasa dan Tubuh Tetap Sehat di Bulan Ramadan
Ilustrasi olahraga

AKURAT. CO SUMSEL - Olahraga menjadi satu hal yang penting untuk menjaga kesehatan.

Sekalipun saat berpuasa, olahraga tetap perlu dilakukan untuk menjaga tubuh tetap fit dan bugar.

Berikut adalah beberapa tips olahraga selama Ramadan agar tetap kuat menjalankan puasa.

Baca Juga: Catatan Kepemimpinan Alex Noerdin dari Masa ke Masa, Pelopor Sekolah Gratis dan Berobat Gratis di Indonesia

1. Pilih Waktu Olahraga yang Tepat

Salah satu kunci tetap kuat berpuasa meski olahraga adalah pemilihan waktu yang tepat.

Seperti 30-60 menit menjelang berbuka atau setelah berbuka sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing.

Baca Juga: Jelang Lebaran, Warga Palembang Berburu Furniture Baru, Ini 6 Toko Favorit dengan Kualitas Terbaik

2. Hindari Olahraga Berat

Pilih jenis olahraga yang tepat dan hindari olahraga berat.

Anda bisa memilih jalan kaki, bersepeda, yoga atau pilates yang cocok untuk melatih kekuatan otot.

Baca Juga: Zakat Fitrah Bukan Sekadar Tradisi, Ini Besaran dan Batas Waktu Pembayarannya

3. Mulai dengan Olahraga Intensitas Rendah

Di awal puasa, sebaiknya mulai olahraga dengan intensitas rendah terlebih dahulu.

Tubuh membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan perubahan pola makan dan ritme harian sehingga otot dan sendi pun masih lebih rentan terhadap cedera.

Baca Juga: Gubernur Sumsel Herman Deru Akan Pimpin Prosesi Penghormatan Jenazah Alex Noerdin

Setelah tubuh sudah terasa lebih terbiasa, barulah intensitas dan durasi latihan bisa ditingkatkan secara bertahap.

4. Pastikan Kebutuhan Cairan Terpenuhi

Minumlah sekitar 1,5–2 liter atau minimal 8 gelas per hari dengan pola 2–4–2, yaitu 2 gelas saat berbuka, 4 gelas di malam hari, dan 2 gelas saat sahur.

Baca Juga: Teritpu Rp130 Juta Saat Beli Mobil Bekas, Yakup Warga Banyuasin Lapor Polisi

Lalu, hindari juga melakukan olahraga berat di siang hari, serta hindari kopi, teh, dan soda karena dapat meningkatkan risiko dehidrasi.

5. Jaga Asupan Nutrisi

Agar tubuh tetap bertenaga dan kuat berolahraga, pastikan menu di saat sahur dan berbuka tetap bergizi seimbang dan sesuai porsi.

Baca Juga: CPO Sumsel Siap Banjiri Pasar Amerika, Infrastruktur Pelabuhan Masih Jadi Ganjalan Utama

Pastikan setiap menu mengandung karbohidrat kompleks (nasi merah, kentang, singkong), protein, lemak sehat, vitamin dan serat.

6. Tidur Cukup

Selama puasa, kualitas tidur perlu dijaga agar olahraga tetap terasa ringan.

Baca Juga: Jelang Lebaran 2026, BI Sumsel Waspadai Lonjakan Harga Cabai dan Bawang

Orang dewasa membutuhkan tidur sekitar 7–9 jam per hari karena kurang tidur dapat memengaruhi metabolisme dan performa tubuh.

Tidur yang cukup membantu proses pemulihan dan menjaga kebugaran keesokan hari sehingga tidur siang sekitar 30 menit hingga 1 jam bisa dilakukan bila perlu.

7. Dengarkan Sinyal Tubuh

Baca Juga: Bea Masuk Nol Persen ke AS, Ekonomi Sumsel Diprediksi Melesat Lewat Ekspor Sawit dan Karet

Setiap orang memiliki kondisi tubuh yang berbeda, jadi selalu dengarkan sinyal tubuh saat berolahraga di bulan puasa.

Jika muncul rasa lelah, pusing, mual, atau tanda dehidrasi, segera hentikan aktivitas dan beristirahat. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.