Sumsel

Gagal Panen, Klaim AUTP dari Petani di Sumsel Capai Rp.2,70 Miliar

Deni Hermawan | 5 Februari 2024, 14:30 WIB
Gagal Panen, Klaim AUTP dari Petani di Sumsel Capai Rp.2,70 Miliar

AKURAT.CO SUMSEL Jumlah klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) di Sumatera Selatan (Sumsel) sepanjang tahun 2023 mencapai angka sebesar Rp2,70 miliar.

Kabid PPHTP Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumsel, Darwan Agus, menjelaskan bahwa total klaim ini  mencakup lahan sawah seluas 450,3 hektare.

"Kalikan saja satu hektare menerima Rp6 juta dengan total luasan 450,3 hektare lahan yang klaim asuransi," ujarnya, Senin (5/2/2024).

Klaim ini diajukan oleh para petani di berbagai wilayah Sumsel, masing-masing dengan penyebab gagal panen yang berbeda. 

Beberapa daerah, seperti Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), mengalami banjir, sementara Kabupaten Musi Rawas terdampak hama tikus, dan Ogan Komering Ulu (OKU) menghadapi tantangan kekeringan dan serangan tikus.

"Petani yang ingin mengajukan klaim dapat langsung mengajukan permohonan ke Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) dan kemudian statusnya akan diperiksa," tambahnya.

Pada tahun 2023, realisasi AUTP di Sumsel mencapai 4.207,43 hektare lahan tersebar di enam kabupaten/kota dengan melibatkan 411 petani. 

Darwan menjelaskan bahwa Kabupaten OKI menjadi penyumbang terbesar realisasi asuransi dengan luas lahan mencapai 3.860 hektare, sementara OKU memiliki realisasi sebesar 142,8 hektare.

"Sekitar enam daerah terlibat, terdiri dari lima kabupaten dan satu kota, yaitu Kota Prabumulih,” pungkasnya. (kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
A