Sumsel

Niat Baik Berujung Tragis, Ibu Rumah Tangga di Palembang Dianiaya Berujung Luka di Kepala

Haris Ma'ani | 26 Agustus 2024, 15:30 WIB
Niat Baik Berujung Tragis, Ibu Rumah Tangga di Palembang Dianiaya Berujung Luka di Kepala

AKURAT.CO SUMSEL Seorang ibu rumah tangga di Palembang, Aprilyn S Hutapea (44), menjadi korban penganiayaan setelah mencoba menyelesaikan masalah secara damai.

Peristiwa tragis ini terjadi ketika Aprilyn mengunjungi kantor Flyground Rafif Toys di Jalan Siaran, Sako, Palembang, Minggu (25/8/2024).

Tujuan kunjungan tersebut adalah untuk meminta penjelasan mengenai pesan suara berisi kata-kata tidak senonoh yang dikirim oleh Rendy Saputra, yang diduga kepada anaknya, Kelvin Okta Stevanus (23).

Sesampainya di lokasi, Aprilyn bertemu dengan keluarga Rendy, termasuk adiknya, Nadia, dan anggota keluarga lainnya.

Namun, situasi berubah menjadi kekerasan ketika Rendy tiba-tiba muncul dari belakang dan menyerang Aprilyn dengan menusukkan benda tajam ke kepalanya sebanyak tiga kali.

Serangan ini menyebabkan luka serius di kepala Aprilyn, yang harus menerima tiga jahitan di rumah sakit Cabanga Charitas.

"Saya ke sana untuk menyelesaikan masalah. Saya ingin bertemu dengan Nadia, adik Rendy, untuk menanyakan mengapa kakaknya mengirim pesan suara dengan kata-kata kotor ke WhatsApp anak saya. Namun, tiba-tiba Rendy muncul dan langsung menyerang saya," ungkap Aprilyn.

Baca Juga: Lecehkan Mahasiwa Baru, Pegawai UIN Raden Fatah Palembang Digerebek Warga

Setelah melakukan penusukan tersebut, Rendy langsung melarikan diri dari tempat kejadian.

"Saya tidak sadar kalau kepala saya terluka. Setelah melihat darah, baru saya sadar kepala saya pecah. Padahal saya hanya ingin menyelesaikan masalah," tambahnya.

Aprilyn berharap laporannya dapat segera ditindaklanjuti dan pelaku segera ditangkap.
"Saya tidak terima ini, jadi saya melaporkan kasus ini dan berharap pelaku segera ditangkap," ujarnya.

Sementara itu, KA SPKT Kompol Fadly membenarkan adanya laporan penganiayaan yang dilaporkan oleh Aprilyn.

"Laporan korban sudah kami terima dan akan kami proses," tutupnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto