Sumsel Perkuat Pengawasan Keuangan, BPKP Bantu Perbaiki Tata Kelola Anggaran

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah. Untuk mencapai tujuan tersebut, Pemprov Sumsel menjalin kerja sama yang lebih erat dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumsel.
Dalam rapat koordinasi yang digelar baru-baru ini, Pj. Gubernur Sumsel, Elen Setiadi, mengungkapkan bahwa masih banyak hal yang perlu diperbaiki dalam pengelolaan anggaran daerah, terutama dalam hal sinkronisasi antara perencanaan dan pelaksanaan.
Menurut Elen, pendampingan ini sangat penting, terutama terkait dengan pelaksanaan beberapa program strategis Presiden, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Proyek Strategis Nasional (PSN).
“Pendampingan ini diperlukan untuk memastikan bahwa program-program pemerintah dapat terlaksana dengan baik dan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan,” katanya.
Lebih lanjut, Elen mengungkapkan harapannya agar dengan adanya pendampingan dari BPKP, tata kelola perencanaan dan penganggaran di tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Sumsel dapat semakin baik.
Salah satu indikator keberhasilan yang diharapkan adalah pencapaian predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bagi pemerintah daerah di Sumsel. Saat ini, hanya tiga dari 17 kabupaten/kota yang berhasil meraih WTP, menunjukkan bahwa masih banyak yang perlu dibenahi.
Baca Juga: Syarat Terbaru Pembuatan SIM: Wajib Tes Psikologi, Simak Detailnya!
Salah satu faktor yang menyebabkan belum tercapainya WTP di beberapa daerah adalah ketidaksesuaian antara perencanaan dan pelaksanaan anggaran.
“Perencanaan dan pelaksanaan seringkali tidak sejalan, sementara pengelolaan anggaran belum sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Elen juga memastikan bahwa perencanaan untuk tahun ini tetap akan berjalan, meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran.
“Bagaimanapun, perencanaan ini harus tetap dijalankan. Kita tunggu saja arahan dari Presiden dan Menteri Dalam Negeri di retreat mendatang untuk pembahasan lebih lanjut,” tambahnya.
Sementara, Kepala BPKP Sumsel, Sofyan Antonius menjelaskan bahwa pihaknya telah memberikan beberapa catatan kepada pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terkait pengelolaan keuangan.
BPKP berkomitmen menjadi mitra konsultasi yang mendampingi Pemda agar pengelolaan anggaran dan pelaksanaan program-program pemerintah dapat lebih efektif dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
"Kami terus mendukung Pemda untuk memperbaiki pengelolaan keuangan dan evaluasi pelaksanaan anggaran, termasuk program-program strategis dari Presiden seperti MBG," ujarnya. (Kurnia)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1BMKG Prediksi 12 Daerah Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Cek Daftar Wilayahnya
- 2Cek Bansos Kemensos September 2026, BPNT Rp600 000 Siap Cair
- 3Ramai Isu Gempa Megathrust Ancam Indonesia, Apa Saja yang Harus Disiapkan?
- 47 Daerah Sumsel Berstatus Awas Kekeringan, Palembang dan Prabumulih Siaga
- 55 Ramalan Zodiak Hari Ini yang Diprediksi Bersedih, Ada yang Sulit Melupakan Masa Lalu
- 6Harga iPhone Lama Usai iPhone 18 Pro Meluncur, Naik hingga Rp3 Jutaan per Produk
- 7Profil dan Rekam Jejak Suahazil Nazara, Menteri Keuangan Baru Pengganti Purbaya Yudhi Sadewa
- 8PLN Jadwalkan Pemeliharaan Listrik di Palembang, Cek Wilayah dan Jamnya
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









