BPBD Sumsel Gelar Penyusunan Dokumen Jitupasna dan R3P, Tingkatkan Kapasitas Rehabilitasi Pascabencana

AKURAT.CO SUMSEL - Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan efektivitas penanggulangan bencana pasca-kejadian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menggelar kegiatan penyusunan dokumen Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) dan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).
Kegiatan ini digelar selama lima hari, dengan melibatkan 24 peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lima kabupaten/kota di Sumsel.
Tujuannya untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan pemahaman teknis dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi setelah terjadi bencana.
Baca Juga: BNPB RI Gelar Bimtek Integrasi Penanggulangan Bencana ke Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah
Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, M. Iqbal Alisyahbana, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara BPBD provinsi dengan BPBD kabupaten/kota dalam menyusun dokumen strategis pascabencana, yang nantinya akan menjadi acuan dalam proses pemulihan wilayah terdampak.
“Penyusunan dokumen Jitupasna dan R3P sangat penting untuk memastikan proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan selaras dengan rencana pembangunan daerah maupun nasional. Ini bukan hanya soal membangun kembali infrastruktur, tetapi juga memulihkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat,” ujar Iqbal, Selasa (21/4/2025).
Iqbal menambahkan, Jitupasna sendiri merupakan tahapan krusial yang mencakup pengkajian dan penilaian akibat bencana, analisis dampak, serta perhitungan kebutuhan yang mendesak.
Dokumen ini nantinya akan menjadi dasar penyusunan rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah terdampak.
Menurutnya, kegiatan penyusunan dokumen ini juga menjadi ajang transfer pengetahuan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kebencanaan, terutama dalam menyiapkan perencanaan pascabencana yang terukur dan berkelanjutan.
“Kita ingin SDM di daerah mampu menyusun dokumen Jitupasna dan R3P secara mandiri, tepat sasaran, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan begitu, penanganan pascabencana bisa berjalan lebih cepat, efisien, dan menyentuh kebutuhan riil masyarakat terdampak,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ramalan Zodiak Virgo Hari Ini, 14 Oktober 2026: Saatnya Fokus pada Diri Sendiri dan Karier
- 23 Mobil LCGC Paling Laris di Indonesia September 2026, Toyota Calya Masih Jadi Andalan
- 3Cara Cek Desil Online Penerima Bansos PKH BPNT Oktober 2026
- 4Bansos Tahap 4 Mulai Cair, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK KTP
- 5Daftar 17 Perusahaan Diselidiki Terkait Karhutla di Sumsel, Baru Satu Manajemen Jadi Tersangka
- 6Info Gangguan Air PDAM Tirta Musi Palembang Besok Jumat 16 Oktober 2026, Cek Daftar Lokasi Terdampak
- 7Jadwal Pemadaman Listrik PLN Palembang Rabu 14 Oktober 2026, Catat Wilayah Terdampaknya
- 85 Ramalan Zodiak Hari Ini 16 Oktober 2026, Ada Peluang Baru dalam Karier dan Asmara
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu









