Sumsel

Lima Daerah di Sumsel Tetapkan Status Siaga Darurat Asap, Banyuasin Jadi Wilayah Terbaru

Maman Suparman | 14 Juni 2025, 15:15 WIB
Lima Daerah di Sumsel Tetapkan Status Siaga Darurat Asap, Banyuasin Jadi Wilayah Terbaru

AKURAT.CO SUMSEL Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan (Sumsel) kian meningkat.

Terbaru, Kabupaten Banyuasin resmi menetapkan status siaga darurat bencana asap, menyusul empat daerah lain yang telah lebih dahulu menetapkan status serupa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel, M. Iqbal Alisyahbana, menyampaikan bahwa langkah ini menjadi bentuk kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi musim kemarau yang diprediksi akan semakin kering.

“Banyuasin sudah menetapkan status siaga. Jadi total saat ini ada lima daerah di Sumsel yang berstatus siaga darurat asap,” ungkap Iqbal, Sabtu (14/6/2025).

Baca Juga: Waspada Kolesterol Tinggi! Ini 4 Makanan Alami yang Ampuh Turunkan Kadar Kolesterol

Empat daerah lainnya yang telah lebih dulu menetapkan status siaga yakni Ogan Komering Ilir (OKI), Musi Banyuasin (Muba), Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), dan Kota Prabumulih.

Menariknya, Prabumulih bukan termasuk daerah dengan tingkat kerawanan karhutla tinggi. Namun, daerah tersebut dinilai rawan terkena dampak sebaran asap dari wilayah sekitarnya.

“Prabumulih memang tidak memiliki potensi karhutla tinggi, tetapi wilayahnya bisa terdampak kabut asap kiriman,” jelas Iqbal.

Masih terdapat delapan daerah rawan karhutla di Sumsel yang belum menaikkan status siaga, antara lain: Ogan Ilir, Muara Enim, Lahat, Ogan Komering Ulu (OKU), OKU Timur, OKU Selatan, dan Musi Rawas.

Dari delapan daerah tersebut, Iqbal menyebut Ogan Ilir dan Muara Enim sebagai dua wilayah prioritas yang didorong segera menyusul menetapkan status siaga. Hal ini disebabkan oleh hamparan lahan gambut luas yang dimiliki keduanya, yang sangat rentan terbakar saat kemarau.

“Kami terus berkoordinasi agar daerah-daerah dengan potensi tinggi bisa segera siaga. Jangan sampai terlambat,” katanya.

Sementara itu, status siaga darurat asap untuk tingkat provinsi kini tengah memasuki tahap finalisasi. Surat keputusan telah diserahkan ke Biro Hukum Sekretariat Daerah Provinsi Sumsel untuk segera ditindaklanjuti.

“Saat ini sudah berada di Biro Hukum. Kami tinggal menunggu proses selanjutnya,” imbuh Iqbal.

Setelah status siaga provinsi resmi ditetapkan, Pemprov Sumsel akan segera mengajukan permintaan bantuan empat helikopter dan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) ke pemerintah pusat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia