Sumsel

Arus Mudik Lampung-Palembang Meningkat, Tol Keramasan Siaga Maksimal Antisipasi Kepadatan

Maman Suparman | 28 Maret 2025, 18:00 WIB
Arus Mudik Lampung-Palembang Meningkat, Tol Keramasan Siaga Maksimal Antisipasi Kepadatan

AKURAT.CO SUMSEL Arus mudik menuju Palembang dari arah Lampung diprediksi mengalami peningkatan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H.

Kepala Gerbang Tol Keramasan, Sumarno, mengungkapkan bahwa kepadatan kendaraan yang turun dari Kapal di Pelabuhan Bakauheni dan melintasi Tol Keramasan diperkirakan meningkat sekitar tiga persen dibandingkan dengan momen Lebaran tahun lalu.

"Kepadatan kendaraan diperkirakan mencapai puncaknya hari ini hingga malam nanti. Kenaikan pemudik diperkirakan capai tiga persen," ujar Sumarno, Jumat (28/3/2025).

Berdasarkan pemantauan di lapangan, kendaraan yang melintas Tol Keramasan dari arah Lampung mulai padat pada pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Meski demikian, kondisi lalu lintas terpantau ramai lancar sekitar pukul 10.00 WIB.

“Kendaraan yang mulai padat membuat kami menyiagakan sejumlah petugas tol selama 24 jam penuh untuk mengatur lalu lintas dan memastikan kelancaran arus kendaraan,” jelas Sumarno.

Baca Juga: Tol Palembang-Betung Dibanjiri Pemudik, Jumlah Kendaraan Meningkat Tajam Jelang Lebaran

Diperkirakan jumlah kendaraan yang akan melintasi Tol Keramasan mencapai 21 ribu unit selama puncak arus mudik berlangsung. Untuk mengantisipasi potensi kemacetan, berbagai langkah strategis telah diterapkan.

Menghadapi lonjakan arus kendaraan, pihak pengelola Tol Keramasan menerapkan strategi jemput bola dengan menyediakan mekanisme pengisian atau top-up saldo e-money di lokasi. Langkah ini dilakukan agar pengendara yang kehabisan saldo dapat segera melakukan pengisian tanpa harus mencari tempat pengisian terdekat.

Tak hanya itu, Tol Keramasan juga menyiapkan 1.500 kartu E-tol untuk dibagikan kepada pemudik yang kehilangan kartu atau mengalami kerusakan pada kartu mereka. Dengan begitu, proses transaksi dapat berjalan lebih cepat dan menghindari antrian panjang.

“Kita juga menambah jumlah gardu keluar-masuk. Yang sebelumnya hanya empat, sekarang menjadi enam gardu, dengan tiga untuk masuk dan tiga untuk keluar,” ungkapnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia