Tekan Kasus DBD, Dinkes Palembang Bagikan Abate Gratis dan Gencarkan Fogging

AKURAT.CO SUMSEL Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus memperkuat upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di tengah peralihan musim.
Salah satu strategi yang digencarkan yakni pembagian Abate gratis kepada warga.
Kepala Dinkes Kota Palembang Fenty Aprina menyampaikan, distribusi Abate dilakukan secara langsung ke masyarakat sebagai bentuk antisipasi penyebaran jentik nyamuk Aedes aegypti, yang menjadi vektor utama DBD.
“Abate berfungsi membunuh larva nyamuk di dalam air. Ini upaya efektif untuk mencegah berkembangnya nyamuk dewasa penyebab DBD,” kata Fenty, Rabu (6/8/2025).
Fenty menegaskan bahwa musim pancaroba menuju kemarau adalah periode rawan, karena suhu dan kelembapan udara yang masih tinggi membuat jentik nyamuk lebih cepat berkembang.
Baca Juga: Ekspor Kopi Sumsel Melejit Capai 127 Ton, Bukti Kualitas Mulai Dilirik Dunia
“Kami imbau masyarakat menjaga lingkungan, jangan sampai ada genangan air yang bisa menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Peran warga sangat penting,” ujarnya.
Tak hanya itu, Dinkes Palembang juga aktif mengedukasi warga tentang pentingnya 3M Plus: menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang bisa menjadi sarang nyamuk.
Selain Abate, Dinkes Palembang juga menyediakan layanan fogging (pengasapan) gratis. Namun, fogging tak dilakukan sembarangan.
Petugas akan melakukan pengecekan di lingkungan pelapor dan melakukan tindakan hanya jika ditemukan banyak jentik di sekitar minimal 20 rumah warga.
“Kami prioritaskan pengasapan di area yang benar-benar terindikasi banyak jentik. Tujuannya agar fogging tepat sasaran dan tidak merugikan lingkungan,” kata Fenty.
Hingga awal Agustus 2025, jumlah kasus DBD di Palembang tercatat lebih dari 100 kasus, namun angka tersebut menurun dibandingkan tahun lalu yang mencapai lebih dari 200 kasus pada periode yang sama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









