Israel–Iran Memanas, Jemaah Haji Palembang Tetap Pulang Sesuai Jadwal

AKURAT.CO SUMSEL Di tengah meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah akibat konflik antara Israel dan Iran, proses pemulangan jemaah haji Indonesia tetap berjalan lancar, termasuk untuk Debarkasi Palembang.
Kementerian Agama memastikan bahwa jadwal kepulangan jemaah haji masih sesuai rencana tanpa hambatan.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan, Syafitri Irwan, menegaskan bahwa situasi konflik tersebut tidak berdampak langsung terhadap operasional penerbangan haji dari Arab Saudi menuju Indonesia.
“Konflik antara Israel dan Iran tidak berdampak pada jadwal penerbangan jemaah haji Debarkasi Palembang,” ujar Syafitri, Kamis (26/6/2025).
Ia menjelaskan bahwa Kementerian Agama terus melakukan koordinasi intensif dengan otoritas penerbangan dan maskapai untuk menjamin seluruh proses kepulangan berlangsung aman dan sesuai jadwal.
Baca Juga: Masih Sayang? Ini 5 Cara Balikan dengan Mantan Tanpa Terlihat Memaksa
Selain itu, pihaknya juga terus memantau perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah sebagai langkah antisipasi.
“Kami mengimbau masyarakat Sumatera Selatan untuk terus mendoakan kelancaran dan keselamatan seluruh jemaah haji, baik yang berasal dari Debarkasi Palembang maupun dari daerah lain di Indonesia,” imbuhnya.
Pada hari yang sama, Debarkasi Palembang menerima kepulangan jemaah dari Kloter 11 sebanyak 368 orang, dari total 370 jemaah yang berangkat sebelumnya.
Dua jemaah tidak ikut pulang, satu karena meninggal dunia atas nama Murni Tanzirli (59) asal Ogan Ilir, dan satu lagi, Rohaya Syafe’i (75), masih menjalani perawatan di RS King Abdullah, Makkah.
Dengan kedatangan Kloter 11 ini, total jemaah yang sudah tiba di tanah air melalui Debarkasi Palembang mencapai 4.047 orang, yang terdiri dari 2.935 jemaah asal Sumatera Selatan, 1.068 dari Bangka Belitung, dan 44 orang petugas kloter.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









