Sumsel

KPU Empat Lawang Targetkan Distribusi Logistik PSU Selesai Tepat Waktu

Maman Suparman | 18 April 2025, 19:00 WIB
KPU Empat Lawang Targetkan Distribusi Logistik PSU Selesai Tepat Waktu

AKURAT.CO SUMSEL Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Empat Lawang berupaya untuk memastikan seluruh logistik Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Empat Lawang 2025 sampai ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) tepat waktu.

Ketua KPU Empat Lawang, Eskan Budiman, menyampaikan bahwa penyaluran logistik sudah dimulai sejak Kamis (17/4).

Sebanyak 10 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) telah menerima pengiriman logistik tersebut dengan pengawalan ketat dari pihak keamanan. Eskan menegaskan bahwa hingga saat ini, proses distribusi berjalan lancar tanpa kendala.

"Iya, target distribusi logistik ke TPS harus selesai hari ini, karena besok sudah PSU. Kami pastikan semua aman dan tepat waktu," ujar Eskan, Jumat (18/4/2025).

Penting untuk dicatat bahwa surat undangan untuk memilih juga telah disampaikan kepada pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Baca Juga: Dikejar, Dilacak dan Diancam, Korban Penganiayaan Oknum Polisi di Palembang Ungkap Teror Oknum Polisi Selama Pacaran

Jumlah DPT yang telah ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) untuk PSU kali ini mencapai 257.020 pemilih, yang tersebar di 531 TPS di seluruh 10 kecamatan di Kabupaten Empat Lawang.

Sebagai upaya memastikan kelancaran PSU, KPU Empat Lawang telah menyiapkan berbagai elemen pendukung.

Sejumlah badan adhoc telah dibentuk, antara lain 50 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), 468 orang Panitia Pemungutan Suara (PPS), 3.717 petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), serta 1.062 petugas ketertiban di masing-masing TPS.

Dengan persiapan matang dan distribusi logistik yang berjalan lancar, KPU Empat Lawang berharap PSU dapat berlangsung dengan aman dan sukses, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk menyalurkan hak pilihnya dengan baik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia