Sumsel

Ratu Dewa Percepat Reformasi Layanan Publik di Palembang, Berobat Bisa Pakai e-KTP

Maman Suparman | 13 Maret 2025, 18:00 WIB
Ratu Dewa Percepat Reformasi Layanan Publik di Palembang, Berobat Bisa Pakai e-KTP

AKURAT.CO SUMSEL Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan komitmennya dalam meningkatkan layanan publik melalui program kerja 100 hari.

Dewa menekankan pentingnya percepatan pembangunan dan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat.

"Kolaborasi antarperangkat daerah sangat penting dalam memperkuat sistem pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan warga," ujar Ratu Dewa, Kamis (13/3/2025).

Salah satu gebrakan utama dalam 100 hari kerja ini adalah peningkatan layanan dasar seperti kebersihan, kesehatan, dan infrastruktur. Menurutnya, pelayanan publik yang efisien dan transparan menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.

Oleh karena itu, ia menugaskan camat dan lurah sebagai garda terdepan untuk memastikan layanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, Fenty Aprina, turut mengumumkan peluncuran program kesehatan inovatif yang siap membantu masyarakat dalam situasi darurat. Salah satunya adalah Gerakan Bersama Atasi Gawat Darurat dengan Ambulans VVIP (Gebrak Bari).

"Jika masyarakat membutuhkan bantuan medis segera, mereka bisa menghubungi layanan darurat Palembang Care Quick Response yang terhubung dengan Public Safety Centre (PSC) 119," jelas Fenty.

Dalam upaya memberikan akses kesehatan yang lebih mudah bagi warga, Pemkot Palembang juga akan meluncurkan program berobat gratis hanya dengan menggunakan e-KTP. Program ini dijadwalkan mulai berjalan pada 2 April 2025.

Baca Juga: Polisi Ungkap Tongkang Batu Bara Hantam Rumah Warga di Palembang, Karena Hal Ini

"Dengan hanya menunjukkan e-KTP, masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan merata," tambah Fenty.

Tak hanya sektor kesehatan, Pemkot Palembang juga menggagas program sosial berbasis kepedulian masyarakat. Salah satunya adalah Gerakan Literasi Zakat, Infaq, dan Sedekah (Geliz), yang akan menyasar sekolah-sekolah dan mendorong partisipasi aktif siswa dalam berbagi.

Hasilnya akan disalurkan ke Baznas untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Program ini dijadwalkan diluncurkan pada 20 Maret 2025.

Di sektor perumahan, Pemkot juga menyiapkan program bedah rumah gratis bagi warga yang tinggal di hunian tidak layak.

Program ini dijalankan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkimtan) sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia