Sumsel

Kecelakaan Mobil dan Kereta di Muara Enim, Pengemudi Mobil Dilarikan ke Rumah Sakit

Haris Ma'ani | 29 Juli 2024, 18:03 WIB
Kecelakaan Mobil dan Kereta di Muara Enim, Pengemudi Mobil Dilarikan ke Rumah Sakit

AKURAT.CO SUMSEL Oktapiani, seorang wanita berusia 24 tahun, mengalami kecelakaan serius ketika mobil Daihatsu Ayla BG 1603 OO yang dikendarainya dihantam kereta api dari arah Muara Enim menuju Kertapati Palembang saat akan melintasi rel kereta api.

Kejadian tersebut berlangsung di perlintasan rel kereta api yang terletak di Jalan Jend Sudirman, ketika Oktapiani dalam perjalanan dari arah Jend Sudirman menuju Tungkal.

Ketika mobilnya mendekati perlintasan rel yang dilengkapi palang pintu, tiba-tiba sebuah kereta api angkutan batubara nomor KA 3766 yang sedang melaju dari arah Lahat menuju Palembang menghantam bagian depan mobilnya.

Menurut informasi di lapangan, kereta yang dikemudikan oleh Masinis Galfin Airlangga dan Asisten Masinis M. Riki, langsung menabrak mobil Daihatsu Ayla dan menyeretnya sejauh 20 meter.

Akibat benturan keras tersebut, mobil mengalami kerusakan berat di bagian depan dan Oktapiani mengalami luka-luka.

Baca Juga: Siap Bertarung di Pilkada Palembang, Ratu Dewa Pensiun Setelah 31 Tahun sebagai ASN

Kapolres Muaraenim,AKBP Jhoni Eka Putra melalui Kasi Humas, AKP RTM Situmorang membenarkan adanya kecelakaan tersebut.

"Peristiwa tersebut terjadi diduga dikarenakan kelalaian dari pengemudi mobil Daihatsu ayla yg tidak memperhatikan saat melintasi rel penyebrangan KA," katanya.

Ia mengungkapkan bahwa dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa.

"Pengemudi hanya mengalami luka ringan dan saat ini sudah di bawa ke RS HM Rabain Muaraenim," katanya.

Terkait peristiwa tersebut,tambahnya pihaknya telah mengamankan barang bukti berupa satu Unit mobil Daihatsu ayla BG 1603 OO. (Ika)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto