Sumsel

Lagi! Napi Rutan Kelas I Pakjo Palembang Tewas dengan Luka, Keluarga Minta Autopsi

Haris Ma'ani | 8 Agustus 2024, 17:46 WIB
Lagi! Napi Rutan Kelas I Pakjo Palembang Tewas dengan Luka, Keluarga Minta Autopsi

AKURAT.CO SUMSEL Kehebohan kembali terjadi di Rutan Kelas I Pakjo, Palembang. Kini kasus meninggal dunia napi kembali terulang. Seorang tahanan bernama Irohmin (22) ditemukan tewas dengan luka di kepala.

Korban yan merupakan warga KM 9 yang baru berada di Rutan Pakjo selama satu minggu.

Keluarga yang merasa janggal dengan kematian Irohmin membawa jenazah ke RS Bhayangkara untuk diautopsi oleh dokter forensik.

Irohman (24) kakak kandung korban mengatakan, keluarga mendapat kabar kalau Irohmin sudah meninggal dunia di rumah Sakit Siti Khadijah.

Baca Juga: Kematian Tahanan Rutan Pakjo, Kemenkumham Sumsel Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

"Sekitar jam 3 dini hari keluarga dapat kabar dari rumah sakit sudah meninggal dunia," ujar Irohman saat dijumpai di RS Bhayangkara Moh Hasan, Kamis (8/8/2024).

Kemudian keluarga membawa jenazah ke rumah duka dan tiba sekitar pukul 6 pagi dan ketika melihat kondisinya merasa janggal dengan penyebab kematian Irohmin, karena terdapat luka di bagian kepala belakang.

"Kami merasa ada kejanggalan karne di kepala bagian belakangnya ada beberapa luka mengeluarkan darah. Serta di dahi juga benjol," katanya.

Baca Juga: Kasus Napi Tewas di Lapas: Polisi Ungkap Motif Korban Dihabisi Lantaran Tidak Mau Ikuti Perintah

Irohman menambahkan adiknya itu baru sekitar satu minggu di tahanan rutan Pakjo.

"Sebelum ditahan oleh polisi selama sekitar dua bulan, dia kemudian dipindahkan ke Rutan baru satu minggu di rutan," katanya.

Hingga saat ini Kepala Rutan Kelas I Palembang, David Rosehan belum memberikan komentar resmi. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto