Sumsel

Kasus Kekerasan Oleh Guru di Palembang, Dinas Pendidikan Akan Beri Sanksi Berat Jika Terbukti

Haris Ma'ani | 14 Agustus 2024, 18:05 WIB
Kasus Kekerasan Oleh Guru di Palembang, Dinas Pendidikan Akan Beri Sanksi Berat Jika Terbukti

AKURAT.CO SUMSEL Kepala Dinas Pendidikan Palembang, Andrianus Amri, menanggapi serius laporan mengenai dugaan kekerasan yang dilakukan oleh seorang oknum guru di salah satu sekolah menengah di Palembang.

Amri menyatakan bahwa pihaknya akan segera menurunkan tim untuk menyelidiki kasus tersebut secara mendalam.

“Kami mulai hari ini akan menurunkan tim untuk mengecek kondisi di lapangan terkait dugaan kekerasan ini,” ujar Andrianus Amri saat dihubungi, Rabu (14/8/2024).

Dia menegaskan bahwa jika terbukti benar, akan ada sanksi yang dijatuhkan baik berupa sanksi ringan maupun berat, guna mencegah terulangnya kasus serupa di sekolah-sekolah lain di Palembang.

"Ini tujuannya, supaya hal ini tidak terulang kembali diseluruh sekolah yang berada di Palembang," katanya.

Sebelumnya, Kasus ini mencuat setelah Fauziah, ibu dari MAT (12), melaporkan dugaan kekerasan yang diterima anaknya di sekolah.

Baca Juga: Diduga Aniaya Siswa di Palembang, Orang Tua Murid Laporkan Oknum Guru ke Polisi

Menurut Fauziah, MAT dituduh oleh guru tersebut karena diduga mengintip siswa lain yang sedang berganti pakaian di dalam kelas.

Tanpa memberikan kesempatan untuk menjelaskan diri, MAT diduga ditampar oleh guru tersebut sebanyak sepuluh kali, menyebabkan memar dan pembengkakan di wajahnya, terutama di area dekat telinga.

“Setelah kejadian, anak saya pulang lalu menangis dan demam tinggi dan sakit di telinga. Ia merasa sangat takut untuk kembali ke sekolah setelah insiden tersebut,” tutupnya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto