Sebaran Tenaga Kesehatan di Kota Palembang 2024, Kemuning dan Sukarami Paling Banyak Perawat

AKURAT.CO SUMSEL Data terbaru dari BPS Kota Palembang menunjukkan sebaran tenaga kesehatan di setiap kecamatan pada tahun 2024.
Dari total 4.719 perawat, 1.469 bidan, 638 tenaga kefarmasian, 313 tenaga kesehatan masyarakat, 123 tenaga kesehatan lingkungan, dan 223 tenaga gizi di seluruh Palembang, terlihat disparitas signifikan antarwilayah.
Kecamatan Kemuning tercatat memiliki jumlah tenaga kesehatan terbanyak secara keseluruhan, dengan 1.488 perawat, 166 bidan, dan 186 tenaga kefarmasian.
Angka ini jauh melampaui kecamatan lain, menunjukkan konsentrasi fasilitas kesehatan atau rumah sakit besar di wilayah tersebut.
Di sisi lain, beberapa kecamatan memiliki jumlah tenaga kesehatan yang relatif minim. Kecamatan Sako misalnya, hanya memiliki 8 perawat dan 23 bidan. Ilir Timur Tiga juga tercatat memiliki jumlah perawat yang sedikit, yakni 15 orang.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Palembang, Pengendara Vespa Meninggal Dunia di Tempat
Untuk profesi perawat, jumlah tertinggi berada di Kecamatan Kemuning dengan 1.488 orang, disusul Sukarami sebanyak 711 orang, dan Ilir Barat Satu sebanyak 600 orang. Sementara itu, jumlah terendah tercatat di Kecamatan Sako 8 orang, Ilir Timur Tiga 15 orang, dan Kertapati 22 orang.
Untuk bidan, jumlah tertinggi ada di Ilir Barat Satu 181 orang, Sukarami 194 orang, dan Kemuning 166 orang, sedangkan jumlah terendah di Sematangborang 22 orang dan Sako 23 orang.
Pada kategori tenaga kefarmasian, Kemuning kembali mencatat angka tertinggi sebanyak 186 orang, diikuti Ilir Barat Satu 82 orang dan Sukarami 70 orang. Jumlah terendah tercatat di Ilir Barat Dua 3 orang dan Kertapati 4 orang.
Untuk tenaga kesehatan masyarakat, Sukarami menempati posisi tertinggi dengan 79 orang, disusul Seberang Ulu Satu 21 orang dan Bukitkecil 22 orang, sementara angka terendah ditemukan di Sematangborang 7 orang dan Ilir Barat Dua 6 orang.
Kategori tenaga kesehatan lingkungan mencatat jumlah tertinggi di Ilir Barat Satu 16 orang, Bukitkecil 5 orang, dan Seberang Ulu Dua 5 orang, dengan jumlah terendah di Sematangborang 1 orang dan Ilir Barat Dua 2 orang.
Terakhir, untuk tenaga gizi, jumlah terbanyak ada di Kemuning 43 orang, Seberang Ulu Satu 25 orang, dan Ilir Barat Satu 19 orang, sedangkan jumlah paling sedikit tercatat di Ilir Barat Dua 3 orang dan Seberang Ulu Dua 4 orang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Bagaimana BLT Kesra?
- 3Dokter Muda di Palembang Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Mertua, Leher Dicekik hingga HP Dibanting
- 4Hari Ini 28 Oktober 2026 Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya
- 6Sumsel United Curi Poin di Menit Akhir, Nasuha Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang
- 7PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2,5 Jam Siang Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 8Link dan Panduan Cek Desil Bansos Online Oktober 2026, Cukup Pakai HP Bisa dari Mana Saja
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu








