Misi Balas Dendam di Deli Serdang: Sumsel United Siap Redam Permainan Rap-Rap PSMS Medan

Pertandingan yang akan kick-off pukul 19.00 WIB ini mengusung misi besar bagi anak asuh Nilmaizar. Selain demi mengamankan posisi di klasemen, Hafit Ibrahim cs mengusung semangat balas dendam setelah pada pertemuan perdana lalu dipaksa menyerah dengan skor 2-0 oleh tim Ayam Kinantan.
Pelatih kepala Sumsel United, Nilmaizar, menegaskan bahwa jeda waktu sebelum keberangkatan dimanfaatkan secara maksimal untuk membedah kekurangan tim. Sektor pertahanan dan ketajaman lini depan menjadi fokus utama dalam sesi latihan terakhir.
"Kami terus berupaya memperbaiki segala celah, khususnya koordinasi di lini belakang. Di saat yang sama, kami ingin lini depan lebih klinis dalam memanfaatkan peluang agar tidak ada kesempatan yang terbuang sia-sia," ujar Nilmaizar, Kamis (12/2/2026).
Menghadapi PSMS Medan yang dikenal dengan karakter permainan rap-rap, Nilmaizar telah membekali para pemainnya dengan materi latihan taktis untuk meredam agresivitas lawan. Fokus dan mentalitas menjadi kunci utama yang ditekankan mantan pelatih Sriwijaya FC tersebut.
"Lawan punya gaya main yang agresif. Kami sudah siapkan taktik untuk menghadang mereka di laga tandang nanti. Intinya, pemain harus tetap tenang, fokus, dan tidak terpancing pola permainan lawan," tambah Nil.
Laga ini menjadi momentum vital bagi skuad The Fireball untuk menjaga konsistensi mereka. Saat ini, Sumsel United masih bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara Grup 1 Wilayah Barat dengan raihan 31 poin dari 18 pertandingan yang telah dilakoni.
Kemenangan di Deli Serdang tidak hanya akan membalas kekalahan sebelumnya, tetapi juga memperkokoh peluang mereka untuk terus bersaing di papan atas klasemen Pegadaian Championship musim ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









