15 Hari Operasi Sikat 1 Musi, Polda Sumsel Perketat Patroli di Lokasi Rawan

AKURAT.CO SUMSEL Polda Sumatera Selatan mulai menggelar Operasi Sikat 1 Musi 2026 untuk menekan aksi kriminalitas dan gangguan keamanan di wilayah hukumnya.
Operasi tersebut berlangsung selama 15 hari dengan melibatkan satuan tugas gabungan yang terdiri dari unsur preemtif, preventif, penegakan hukum, tindak, humas hingga bantuan operasi.
Hari pertama operasi ditandai dengan apel kesiapsiagaan di Mapolda Sumsel, Kamis (24/9/2026). Apel dipimpin AKBP Tri Wahyudi, Kabag Binopsnal Ditreskrimum Polda Sumsel yang bertindak sebagai Waka Opsda Operasi Sikat 1 Musi 2026.
Operasi kali ini menyasar sejumlah bentuk gangguan keamanan yang menjadi perhatian kepolisian, terutama kejahatan 3C atau pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Selain 3C, kepolisian juga menargetkan aksi premanisme serta berbagai tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam apel tersebut, seluruh kepala satuan tugas diminta segera menyesuaikan tugas dan tanggung jawab masing-masing agar operasi berjalan sesuai sasaran.
Personel juga diminta meningkatkan patroli di sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadi aksi premanisme maupun gangguan ketertiban umum.
Baca Juga: BNPB Tambah Dua Helikopter Water Bombing untuk Perkuat Penanganan Karhutla Sumsel
Dalam pelaksanaan operasi, personel Polda Sumsel diingatkan tidak ragu mengambil tindakan terhadap aksi premanisme yang mengganggu keamanan masyarakat.
Penegakan hukum melalui Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dapat dilakukan apabila ditemukan perbuatan yang memenuhi ketentuan.
Operasi Sikat 1 Musi 2026 juga menerapkan sistem Orang/Hari. Dengan pola tersebut, personel diminta fokus menjalankan tugas operasi dan tidak terganggu dengan kegiatan lain di luar penugasan.
Untuk menjaga kesiapan selama operasi berlangsung, personel juga mendapat pembekalan vitamin serta obat-obatan penunjang kesehatan setelah apel.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi fisik anggota yang akan menjalankan tugas di lapangan selama operasi berlangsung.
Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Sikat 1 Musi 2026 Kompol I Putu Suryawan meminta seluruh kegiatan personel di lapangan didokumentasikan.
Dokumentasi tersebut nantinya menjadi bagian dari pertanggungjawaban pelaksanaan operasi sekaligus bahan publikasi kepada masyarakat.
Melalui Operasi Sikat 1 Musi 2026, Polda Sumsel mengerahkan kekuatan gabungan untuk meningkatkan kehadiran polisi di tengah masyarakat.
Operasi ini diharapkan dapat mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Sumatera Selatan selama 15 hari pelaksanaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1BMKG Prediksi Sumsel Akan Dilanda Hujan Besok, Palembang Berpotensi Sore dan Malam
- 2Siap-siap, Kemensos dan PT Pos Siapkan Skema Baru Penyaluran Bansos
- 3Avengers Endgame: Encore Resmi Tayang di Bioskop, Simak Perbedaannya dengan Versi 2019
- 4BMKG Prediksi 15 Daerah di Sumsel Masih Dilanda Hujan Besok Rabu 23 September 2026
- 5HP Realme 16 Pro Edisi Harry Potter Rilis di Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harganya
- 6Ramalan Zodiak Cancer Hari Ini 23 September 2026: Jangan Terburu-buru Ambil Keputusan
- 7Cek Harga Emas Perhiasan di Palembang Selasa 22 September 2026, Naik atau Turun?
- 8Penyaluran Bansos Tahap 3 September 2026 Segera Berakhir, Cek Status Pencairanmu Segera
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu




