Sumsel

Bank Indonesia Ramal Pertumbuhan Ekonomi Sumsel 2024 Lebih Tinggi dari Nasional

Haris Ma'ani | 3 Maret 2024, 20:00 WIB
Bank Indonesia Ramal Pertumbuhan Ekonomi Sumsel 2024 Lebih Tinggi dari Nasional

AKURAT.CO SUMSEL Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Sumatra Selatan (Sumsel) pada tahun 2024 akan tetap kuat, berada di kisaran 4,9%-5,7% (year on year). 

Proyeksi ini bahkan melebihi estimasi pertumbuhan ekonomi nasional yang sebesar 4,7%-5,5%.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Selatan, M Latif mengatakan bahwa optimisme terhadap pertumbuhan ekonomi Sumsel tahun 2024 didasarkan pada dua faktor utama, yaitu faktor pendorong dan faktor penahan.

“Dari sisi pendorong, perkembangan ekonomi Sumsel akan didukung oleh penyelesaian proyek-proyek strategis nasional, terutama dalam sektor infrastruktur seperti bendungan dan irigasi,” ujarnya, Minggu (3/3/2024).

Selain itu, agenda pemilihan umum, kondisi cuaca yang terkendali, optimalisasi lahan tambak, proyek pengembangan angkutan batubara di Tanjung Enim-Keramasan oleh PTBA, dan pembangunan pabrik tisu di Kabupaten Ogan Komering Ilir menjadi faktor pendorong pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Daftar Kode Redeem FF Hari Ini, Minggu 3 Maret 2024 yang Masih Aktif dan Valid

Sementara itu, dari sisi penahan, terdapat sejumlah kondisi yang berpotensi memengaruhi ekonomi Sumsel, seperti peningkatan tensi geopolitik yang berdampak pada volatilitas harga dan nilai tukar, krisis real estate di Tiongkok sebagai negara tujuan ekspor, over supply minyak global, penurunan produksi batubara tahun 2024, ekspansi energi baru terbarukan (EBT) untuk mendukung net zero emission, dan risiko dari pemilihan umum.

"Pemilihan umum masuk ke dalam faktor penahan, karena bergejolaknya situasi pemilu dapat berdampak pada perekonomian. Oleh karena itu, perlu diwaspadai dan diawasi agar berjalan lancar," ungkapnya. (Kurnia)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Reporter
Haris Ma'ani
H
Editor
Hermanto