Diduga Ada Pengelembungan Suara Kantor Bawaslu Palembang Digeruduk Puluhan Massa

AKURAT.CO SUMSEL Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Palembang, Kamis (14/3/2024) digeruduk puluhan massa dari aliansi yang mengatasnamakan Masyarakat Miskin Kota Sumatera Selatan (Sumsel).
Kedatangan puluhan massa itu meminta agar oknum penyelenggara dan caleg yang diduga sudah melakukan penggelembungan suara agar ditangkap dan dipenjara.
Koordinator aksi Arifin Kalender menjelaskan massa menyoroti oknum penyelenggara dan caleg yang diduga sudah melakukan penggelembungan suara kursi DPRD Dapil II yang diduga dilakukan partai NasDem.
"Meski rekapitulasi perolehan suara tingkat KPU Palembang sudah selesai, tapi kami melihat masih banyak menyisakan indikasi kecurangan disana sini. Modusnya ini beragam cara yang dilakukan oleh oknum yang ga punya otak, yang hanya memikirkan uang, " ujarnya.
Baca Juga: Ditinggal Sebentar, Motor Milik Pegawai Minimarket di Palembang Raib Digondol Maling
Dikatakannya, dugaan kecurangan itu terlihat di Dapil II kota Palembang, kelihatan sekali permainan suara yang dilakukan oknum penyelenggara yang bermain, sehingga menjadi mafia pemilu.
"Di sini, ada peningkatan suara bagi Partai Nasdem yang jelas terlihat, sementara suara untuk Partai PPP menurun di Kecamatan Sukarame. Hal ini sangat merugikan bagi caleg dari PPP karena mereka kehilangan kesempatan untuk mendapatkan kursi terakhirm” ungkapnya.
Sebagai hasilnya, pihak PPP menuntut beberapa hal kepada Bawaslu Palembang.
Mereka meminta agar kotak suara yang bermasalah dibuka, dan meminta agar Gakkumdu dan Kejari Kota Palembang menyelidiki secara menyeluruh kejahatan pemilu yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu baik dari partai politik maupun penyelenggara di Dapil 2 Kota Palembang.
"Kita juga meminta kepada Bawaslu mempidanakan mafia pemilu di kota Palembang," katanya.
Pantauan dilokasi, terlihat puluhan aparat kepolisian menjaga Gedung Bawaslu Kota Palembang. Kedatangan para peserta aksi
diterima hanya oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Palembang Yusman Ali lantaran
semua komisioner Bawaslu Palembang lainnya sedang tidak ada ditempat.
Menanggapi hal tersebut Koordinator saksi partai NasDem, Misnan Hartono didampingi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD NasDem Palembang Maramis menyatakan, partai NasDem dipastikan meraih kursi kedua di Dapil II DPRD Palembang merupakan kursi terakhir (kursi ke 11) yang meliputi Kecamatan Sukarame, Alang-Alang Lebar dan Kemuning, partai NasDem masih menggungguli perolehan suara PPP yang hanya selisih 39 suara.
"Menurut metode Sainte-Lague, Partai Nasdem memperoleh 7.828 suara untuk alokasi kursi kedua, sementara PPP hanya mendapatkan 7.789 suara, dengan selisih 39 suara, " katanya. (Deni K)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Penyaluran Bansos Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Cek Tanda Bantuan Siap Cair
- 2Dokter Muda di Palembang Laporkan Dugaan Penganiayaan oleh Mertua, Leher Dicekik hingga HP Dibanting
- 3Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 4 Oktober 2026 Segera Berakhir, Bagaimana BLT Kesra?
- 4Hari Ini 28 Oktober 2026 Libur atau Tidak? Cek Ketentuan SKB 3 Menteri
- 5Harga Emas Perhiasan Palembang Turun Tipis Hari Ini, Cek Rincian Terbarunya
- 6Sumsel United Curi Poin di Menit Akhir, Nasuha Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang
- 7PLN Palembang Jadwalkan Pemadaman Listrik 2,5 Jam Siang Ini, Cek Lokasi Terdampaknya
- 8Link dan Panduan Cek Desil Bansos Online Oktober 2026, Cukup Pakai HP Bisa dari Mana Saja
- 9Lindungi Warga dari Asap Karhutla, Puskesmas di Sumsel Diminta Buka 24 Jam
- 105.303 Jemaah Haji Debarkasi Palembang Sudah Kembali, Empat Kloter Masih Ditunggu




