Sumsel

Dua Mobil Tabrak Pejalan Kaki di Jalan Sudirman Palembang, Satu Orang Tewas

Maman Suparman | 22 Desember 2025, 14:52 WIB
Dua Mobil Tabrak Pejalan Kaki di Jalan Sudirman Palembang, Satu Orang Tewas

AKURAT.CO SUMSEL Kecelakaan maut yang melibatkan dua unit kendaraan roda empat terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Bank BSI, Palembang, pada Senin (22/12/2025) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Peristiwa ini merenggut nyawa seorang pejalan kaki dan menyebabkan satu lainnya luka kritis.

Insiden tersebut melibatkan Toyota Raize bernomor polisi BG 1148 ZT yang dikemudikan oleh Dendi Harto Wiguno (23) dan Toyota Innova Zenix dengan nomor polisi BG 1563 AAD yang dikendarai Ahmad Aulan Segentar (23).

Kanit Gakkum Satlantas Polrestabes Palembang, Iptu Hermanto, menjelaskan bahwa kedua kendaraan tersebut semula melaju beriringan dengan kecepatan tinggi dari arah putaran LIA menuju Simpang Polda Sumsel.

"Setibanya di lokasi kejadian, mobil Toyota Raize yang berada di posisi depan menabrak seorang pejalan kaki bernama Robinsar yang tengah menyeberang jalan dari arah kanan ke kiri. Pengemudi Raize kemudian membanting setir ke arah kiri untuk menghindari benturan lebih lanjut," ujar Hermanto, Senin (22/12/2025).

Baca Juga: Serangan Parang Subuh di Lubuklinggau, Korban Bertahan Sambil Lumpuhkan Pelaku

Naas, di saat yang hampir bersamaan, Toyota Innova Zenix yang berada tepat di belakang Raize mencoba menghindari tabrakan dengan membanting setir ke arah kanan. Namun, manuver tersebut justru menghantam pejalan kaki lainnya, Sri Rahma Sari (33), yang juga sedang berada di badan jalan.

Akibat benturan keras tersebut, Sri Rahma Sari dilaporkan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP). Korban mengalami luka fatal pada bagian kepala dan beberapa bagian tubuh lainnya. Jenazahnya langsung dievakuasi petugas sesaat setelah kejadian.

Sementara itu, korban lainnya, Robinsar (40), mengalami luka berat berupa robekan pada bahu kiri, luka di kepala bagian belakang, serta memar di area pinggang.

"Korban Robinsar sempat tidak sadarkan diri di lokasi dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RS Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang," tambah Hermanto.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa memastikan apakah kedua korban memiliki hubungan keluarga, mengingat belum ada pihak keluarga yang mendatangi rumah sakit maupun kantor polisi.

Berdasarkan hasil olah TKP awal, pihak kepolisian menduga kecelakaan ini dipicu oleh kelalaian kedua pengemudi.

"Penyebab sementara diduga karena kedua pengemudi tidak berkonsentrasi dan memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi, sehingga kehilangan kendali dan kurang memperhatikan situasi lalu lintas di sekitarnya," pungkasnya.

Saat ini, kedua kendaraan beserta pengemudinya telah diamankan oleh Satlantas Polrestabes Palembang untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan insiden maut tersebut.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia