Sumsel

Genangan Air di Kambang Iwak Soroti Buruknya Drainase Ruang Publik Palembang

Maman Suparman | 6 Desember 2025, 18:24 WIB
Genangan Air di Kambang Iwak Soroti Buruknya Drainase Ruang Publik Palembang

AKURAT.CO SUMSEL Hujan deras yang mengguyur Kota Palembang beberapa hari terakhir tak hanya memicu banjir di permukiman, tetapi juga menunjukkan lemahnya sistem drainase di sejumlah fasilitas umum.

Salah satunya di Taman Kambang Iwak, ruang publik favorit warga yang kerap dipadati pengunjung untuk berolahraga maupun berekreasi.

Alih-alih menjadi tempat yang aman dan nyaman, taman yang berada di jantung kota tersebut justru dipenuhi genangan air di beberapa titik jalur pedestrian.

Baca Juga: Residivis Pembunuhan di Palembang Kembali Dibekuk Usai Gelapkan Motor Teman

Kondisi itu membuat permukaan lantai menjadi licin dan berpotensi membahayakan pengunjung, khususnya anak-anak.

Soimah, salah seorang pengunjung, menyayangkan situasi tersebut.

Ia menilai pengelolaan taman belum maksimal meski Kambang Iwak memiliki ikon dan pemandangan menarik.

“Sangat disayangkan ya. Padahal ada kolam besar, tapi saluran airnya tidak diperhatikan. Akhirnya air tergenang dan bikin jalan licin,” ujar Soimah, Sabtu (6/12/2025).

Menurutnya, tanpa adanya saluran pembuangan yang baik, genangan air akan bertahan lama dan mengurangi kenyamanan pengunjung.

“Selain tak enak dilihat, bisa bahaya juga untuk anak-anak yang lagi main,” katanya.

Hal senada diungkapkan Amri, pengunjung lainnya. Ia mengkhawatirkan genangan tersebut bukan hanya soal keselamatan, tetapi juga dapat mempercepat kerusakan fasilitas taman.

“Besi-besi di taman ini cepat karat kalau terus kena air. Sayang kalau fasilitas rusak karena tidak ada pembuangan airnya,” ujar Amri.

Ia berharap Pemerintah Kota Palembang lebih sigap memperbaiki infrastruktur dasar di taman kota, terutama sistem drainase, agar Kambang Iwak tetap menjadi ruang publik yang layak dan aman dikunjungi.

“Kita harap ada perhatian dan perbaikan. Kambang Iwak ini kan kebanggaan warga, harus tetap terawat,” ujarnya.

Tingginya curah hujan di Palembang seharusnya menjadi alarm bagi pemerintah untuk mempercepat pembenahan fasilitas umum yang rentan tergenang. 

(Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

M
K
Editor
Kurnia