Sumsel

Kepergok Mencuri Handphone di Masjid Agung Palembang, Deni Nyaris Babak Belur

Deni Hermawan | 17 Juli 2024, 16:00 WIB
Kepergok Mencuri Handphone di Masjid Agung Palembang, Deni Nyaris Babak Belur

AKURAT.CO SUMSEL Seorang pria di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), nyaris babak belur dihakimi warga setelah kepergok hendak melakukan aksi pencurian.

Pelaku, Deni Setiawan (27), warga Lorong Sei Semajid, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) 1 Palembang, melakukan aksinya di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ilir Timur (IT) I, tepatnya dalam Masjid Agung Palembang, Rabu (17/7/2024) siang.

Kejadian bermula ketika korban, Eko Suwandi (38), warga Desa Setia Saksi, Lampung Tengah, sedang tertidur lelap dalam Masjid Agung Palembang.

Korban dibangunkan oleh seseorang di sebelahnya yang memberi tahu bahwa handphone miliknya telah dicuri oleh pelaku. Eko pun langsung bangun dan berteriak maling.

Mendengar teriakan korban, petugas Samapta Polrestabes Palembang yang sedang melakukan patroli langsung mengejar pelaku. Bersama warga, mereka berhasil mengamankan pelaku yang nyaris babak belur.

Pelaku kemudian dibawa ke Mapolrestabes Palembang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Baca Juga: Tertabrak Kereta Saat Mabuk Lem, Pemuda Lubuk Linggau Mengalami Patah Tulang

Aiptu Suprianto, anggota Samapta Polrestabes Palembang, membenarkan bahwa mereka telah mengamankan pelaku pencurian handphone yang nyaris dihakimi warga.

"Beruntung, saat kami sedang melakukan patroli, kami berhasil langsung mengamankan pelaku di Masjid Agung Palembang," kata Aiptu Suprianto di SPKT Polrestabes Palembang.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa satu unit handphone Oppo warna hitam milik korban.

"Hingga kini, pelaku sedang kami periksa terkait ulahnya melakukan aksi pencurian. Atas perbuatannya, pelaku terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara," ujarnya.

Sementara itu, pelaku Deni Setiawan mengakui perbuatannya karena tidak ada pekerjaan.

"Jujur pak, terpaksa saya melakukan ini karena tidak ada uang makan dan selama ini tidak bekerja. Terpaksa saya melakukan aksi pencurian tersebut," katanya. (Deny Wahyudi)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

D
H
Editor
Hermanto